Teganya! Oknum Dokter PPDS Anestesi Unpad Suntik Korban 15 Kali hingga Pingsan lalu Dicabuli
Rabu, 09 April 2025 - 18:28 WIB
loading...
Polda Jabar mengungkap modus tersangka Priguna Anugerah, mahasiswa PPDS Anestesi Unpad dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap keluarga pasien di RSHS. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Polda Jabar mengungkap modus yang dilakukan tersangka Priguna Anugerah (31), mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Unpad dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
![Teganya! Oknum Dokter PPDS Anestesi Unpad Suntik Korban 15 Kali hingga Pingsan lalu Dicabuli]()
Foto/iNews TV/Mujib Prayitno
Saat ini tersangka telah ditangkap dan ditahan oleh Polda Jabar untuk menjalani proses hukum.
Baca juga: Bejat! Penunggu Pasien Diperkosa Dokter PPDS Unpad di RSHS Bandung, Korban Terkapar usai Dibius
“Kami telah menetapkan tersangka. Ini sekaligus membantah kabar yang beredar bahwa tersangka tidak ditahan. Itu tidak benar,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan saat konferensi pers di Mapolda Jabar, Selasa (9/4/2025).
Dia menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kasus ini pada 18 Maret 2025 dengan tempat kejadian perjara (TKP) di Gedung MCHC lantai 7 RSHS Bandung.
Adapun, modus operandi tersangka cukup mencengangkan disebut-sebut sebagai dokter dari salah satu universitas di Kabupaten Sumedang yang sedang menjalani pendidikan spesialisasi anestesi di RSHS.

Foto/iNews TV/Mujib Prayitno
Saat ini tersangka telah ditangkap dan ditahan oleh Polda Jabar untuk menjalani proses hukum.
Baca juga: Bejat! Penunggu Pasien Diperkosa Dokter PPDS Unpad di RSHS Bandung, Korban Terkapar usai Dibius
“Kami telah menetapkan tersangka. Ini sekaligus membantah kabar yang beredar bahwa tersangka tidak ditahan. Itu tidak benar,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan saat konferensi pers di Mapolda Jabar, Selasa (9/4/2025).
Dia menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kasus ini pada 18 Maret 2025 dengan tempat kejadian perjara (TKP) di Gedung MCHC lantai 7 RSHS Bandung.
Adapun, modus operandi tersangka cukup mencengangkan disebut-sebut sebagai dokter dari salah satu universitas di Kabupaten Sumedang yang sedang menjalani pendidikan spesialisasi anestesi di RSHS.
Lihat Juga :