Pemkot Solo bakal karantina sapi Putri cempo

Selasa, 03 Desember 2013 - 16:50 WIB
Pemkot Solo bakal karantina...
Pemkot Solo bakal karantina sapi Putri cempo
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Solo bakal melakukan karantina terhadap sapi-sapi yang digembalakan oleh pemiliknya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo. Pasalnya sapi-sapi tersebut tidak layak untuk dikonsumsi.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengingatkan setidaknya lebih dari 1.500 sapi yang harus dikarantina. Sapi-sapi tersebut setiap hari memakan sampah-sampah yang ada di TPA tersebut. Padahal zat kimia yang terkandung di dalam sampah itu cukup berbahaya bagi sapi dan bagi siapapun yang mengkonsumsi daging sapi itu.

Wali kota yang akrab disapa Rudy tersebut menambahkan karantina itu memang penting dilakukan karena itu sangat berbahaya.

“Air yang ada di sekitar sana saja tidak bisa dikonsumsi. Lha kok sapi-sapi itu memakan sampah yang ada di sana, jelas itu berbahaya,” ucapnya, ketika ditemui KORAN SINDO, Selasa (3/12/2013).

Rudy mengatakan karantina itu dilakukan dengan cara memindahkan sapi-sapi itu dari TPA ke tempat lain yang lebih bersih. Selain itu karantina juga dilakukan dengan cara mengganti pakan dan mengganti suplai air yang dikonsumsi oleh sapi tersebut.

Menurutnya dengan penggantian pakan tersebut dengan yang lebih layak, maka sapi tersebut bia dikonsumsi. Terlebih lagi nantinya ditambah injeksi maupun karantina dengan obat-obatan yang dibutuhkan, nantinya zat-zat berbahaya tersebut bisa hilang dan kembali menjadi seperti sapi-sapi lainnya yang diternak secara benar.

Ia mengatakan saat ini pihaknya mengaku masih melakukan kajian mengenai biaya dan tempat untuk melakukan karantina tersebut. Setelah kajian selesai nantinya sapi segera dipindahkan. Apalagi kawasan Putri Cempo harus steril dari sapi-sapi tersebut saat investor mulai mengelola kawasan TPA terbesar di Solo itu.

“Ini kan penjajakan investor sudah mulai kelar, nantinya kalau investor masuk sapi-sapi itu bakal kita pindahkan. Konsepnya seperti apa, kita masih mengkaji, mungkin subsidi pakan atau dengan yang lainnya,” tegas Rudy.

Sementara itu Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Solo, Hasta Gunawan, membenarkan jika sapi-sapi itu harus segera dipindahkan. Pasalnya investor tidak mau jika sapi-sapi tersebut masih digembalakan di kawasan itu.

“Ini sudah ada yang serius, mau menangani Putri Cempo. Tinggal tunggu waktu saja,” tegasnya.
(lns)
Berita Terkait
Gaya Wali Kota Solo...
Gaya Wali Kota Solo Pakai Masker Bergambar Kumis Tebal Jadi Viral
Wali Kota Solo Sambut...
Wali Kota Solo Sambut Perpres Terkait PPPK
Wali Kota Solo Usul...
Wali Kota Solo Usul Tahun Ajaran Baru Dimulai Januari 2021
Wali Kota Solo Resmi...
Wali Kota Solo Resmi Larang Anak Diajak ke Mal saat Pandemi COVID-19
Waspadai Ancaman Resesi,...
Waspadai Ancaman Resesi, Pemkot Solo Prioritaskan UMKM
Lebaran Tak Perlu Kawatir,...
Lebaran Tak Perlu Kawatir, Stok Elpiji di Soloraya Aman
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia di All England 2026, Putri KW Sendirian di Tunggal Putri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved