Siapkan bambu runcing, petani tolak pengukuran lahan

Senin, 02 Desember 2013 - 11:50 WIB
Siapkan bambu runcing,...
Siapkan bambu runcing, petani tolak pengukuran lahan
A A A
Sindonews.com - Para petani Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar menyiapkan bambu runcing untuk menyambut kedatangan tim pengukur lahan sengketa.

Kaum agraris menyatakan sikap menolak pengukuran lahan yang rencananya dilakukan Selasa (3/12) dengan disaksikan Pemkab Blitar, Perhutani dan PT Holcim selaku pemegang Hak Guna Usaha (HGU).

Jika kegiatan tersebut tetap dipaksakan, mereka akan melawan. "Kita menolak pengukuran ini. Karena saat ini SK Menhut yang menjadi dasar status lahan tersebut masih dalam proses gugatan PTUN di Jakarta, " ujar juru bicara Paguyuban Petani Aryo Blitar (PPAB) Farhan Mahfudzi kepada SINDO Senin (2/12/2013).

Sekadar untuk diketahui, sebelumnya, Kemenhut tiba- tiba mengalihkan status lahan seluas 800 hektare eks Perkebunan Gondang Tapen menjadi kawasan hutan. Padahal di atas lahan tersebut bermukim 826 kepala keluarga (KK), eks petani buruh perkebunan Gondang Tapen.

Keputusan Menhut yang dimanifestasikan dalam SK Menteri Kehutanan (Menhut) No 367 tahun 2013 tersebut terselubungi tujuan melicinkan kerja sama tukar guling (ruislag) antara PT Holcim dengan Perhutani di wilayah Kabupaten Blitar.

Sementara sisi lain yang perlu diingat juga, masa berlaku HGU yang "diestafetkan" dari eks perkebunan Gondang Tapen ke PT Wima anak perusahaan semen Cibinong dan kemudian ke tangan PT Holzim, habis sejak tahun 1996.

Tanah praktis dikuasai sepenuhnya oleh rakyat, termasuk sebagai lahan bercocok tanam dan aset tempat tinggal.

Dengan ditetapkan sebagai kawasan hutan, kehidupan petani akan terancam, termasuk kehilangan hak atas tanah (redistribusi).

Sebelumnya, atas dasar segala keganjilan proses hukum tersebut, petani menggugat SK Menhut di kantor PTUN Jakarta. Inti tuntutanya SK harus dicabut.

"Tentunya ini terasa semena-mena. Proses hukum (PTUN) masih berjalan, pengukuran sudah dilakukan. Ini sama saja diartikan, negara diadu dengan rakyatnya sendiri oleh pemilik modal, " tegas Farhan.

Hal senada ditambahkan petani Talminto, bahwa proses pengukuran lahan tersebut mendapat back up penuh dari Provinsi Jawa Timur.

Sebab informasi pengukuran lahan sengketa tersebut disosialisasikan pemerintah desa ke masyarakat.

Bahkan informasinya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang menjadi penanggung jawab langsung di depan Menhut.

"Ini seperti parikan Pagupon omahe doro, melu Pak De Karwo (Soekarwo) tambah soro. (Jawa: Pagupon rumah burung dara. Ikut Pak De Karwo, tambah sengsara," tambahnya.

Para petani berencana akan mensiagakan diri di semua tapal batas lahan yang akan dilakukan pengukuran. Dalam aksi itu, bambu runcing telah disiapkan di masing masing genggaman tangan.

"Yang pasti kami akan melawan kesewenang-wenangan ini hingga titik darah penghabisan, "tegasnya.

Sementara pihak pemkab belum bisa dikonfirmasi. Namun sebelumnya Kabag Tata Pemerintahan Kabupaten Blitar Suhendro Winarso mengatakan masih akan mempelajari dan melakukan kajian mendalam .

"Kita meminta waktu untuk mempelajari dan mengkaji masalah yang ada, "ujarnya singkat.
(lns)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
40 menit yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
2 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
3 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
3 jam yang lalu
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
3 jam yang lalu
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
13 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved