RS Ibu & Anak Bandung tutup

Rabu, 27 November 2013 - 19:34 WIB
RS Ibu & Anak Bandung...
RS Ibu & Anak Bandung tutup
A A A
Sindonews.com - Pelayanan di poliklinik spesialis RS Khusus Ibu dan Anak, Kota Bandung, Jawa Barat, hari ini tutup. Itu sebagai bentuk solidaritas terhadap penahanan terhadap dokter di Manado Sulawesi Utara.

"Secara umum pelayanan tetap berjalan seperti biasa, hanya (pelayanan) dokter spesialis yang tidak ada sehari," kata Kepala Seksi Pelayanan Medis RS Bersalin Astanaanyar, Ririn Kustirin, di ruang kerjanya, Rabu (27/11/2013).

Meski begitu, mereka tetap datang ke RS. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, mereka siap turun tangan untuk menangani pasien. "Jadi jangan dibilang mogok," ucapnya.

Pelayanan di ruang lain pun tetap berjalan seperti IGD dan imunisasi. Pasien juga tetap bisa melahirkan di sana.

Untuk menghindari banyaknya pasien yang datang memeriksakan diri, dari kemarin sudah dilakukan sosialisasi. Sejumlah pasien yang biasa melakukan pemeriksaan kehamilan sudah diberi tahu hari ini ada aksi solidaritas dokter.

Ririn mengatakan, aksi itu bukan bertujuan untuk merugikan pasien. Tapi itu sebagai wujud solidaritas bagi rekan sesama dokter yang kini diproses hukum.

"Kita ingin membuka hati masyarakat dan penegak hukum, rasakan apa yang selama ini kami rasakan," tegasnya.

Seorang dokter, tentu ingin pasiennya selamat. Ririn menegaskan, tidak ada satupun dokter yang ingin menghilangkan nyawa pasiennya.

"Kita bukan Tuhan yang bisa menentukan hidup atau mati seseorang. Tapi kita berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan pasien," paparnya.

Ita Fatati, salah seorang dokter kandungan RS Khusus Ibu dan Anak, mengatakan hari ini ada sejumlah pasien yang ditangani. "Total ada tujuh pasien yang kita tangani hari ini," ucapnya.

Pasien-pasien itu di antaranya operasi, melahirkan, dan kuret. Bahkan sampai siang tadi, IGD di sana terbilang penuh.

Sementara tadi pagi, semua dokter di sana sempat melakukan doa bersama untuk dr Ayu dan kawan-kawan. Para dokter juga memakai pita hitam di lengan kanannya.
(lns)
Berita Terkait
Kasus Bocah Meninggal...
Kasus Bocah Meninggal Dunia di RS Kartika Husada Berakhir Damai
Kronologi Jari Bayi...
Kronologi Jari Bayi Putus Digunting Perawat di RS Palembang
Setahun Menanti, Bayi...
Setahun Menanti, Bayi 13 Bulan Diduga Korban Malapraktik Tak Kunjung Dapat Keadilan
Astaga! Jari Kelingking...
Astaga! Jari Kelingking Bayi 7 Bulan Dipotong Perawat hingga Putus
Jari Bayi Dipotong Perawat,...
Jari Bayi Dipotong Perawat, DPRD Panggil RS Muhammadiyah Palembang
Jari Bayi Putus Dipotong...
Jari Bayi Putus Dipotong Gunting, Perawat D Diperiksa Polisi
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
4 jam yang lalu
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
5 jam yang lalu
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
5 jam yang lalu
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
5 jam yang lalu
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
7 jam yang lalu
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
12 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved