Gelar teaterikal, dokter di Makassar ingin kebal hukum

Rabu, 27 November 2013 - 19:08 WIB
Gelar teaterikal, dokter...
Gelar teaterikal, dokter di Makassar ingin kebal hukum
A A A
Sindonews.com - Aksi demonstrasi besar-besaran dokter di Makassar, dipusatkan di Monumen Mandala. Dalam aksinya, pengunjuk berorasi dan melakukan atraksi teatrikal yang menunjukkan bagaimana hakim telah menzalimi dokter.

Para dokter yang berdemonstrasi menyatakan proses yang tidak adil terjadi pada sejawat mereka, yakni dr Dewa Ayu Sasiawan, dr Hendry Simanjuntak, dan dr Hendy Siagian, di Manado yang di penjarakan dengan tuduhan malapraktik.

"Kendati berdemo, kami mengimbau agar para dokter tidak meninggalkan pos-posnya. Aksi ini sama sekali tidak merugikan masyarakat, karena untuk yang membutuhkan penanganan segera itu, tetap ada dokter yang stand bye di tiap rumah sakit dan pusat pelayanan medis," tukas Koordinator FASDMMKD dr Abdul Azis, kepada wartawan, Rabu (27/11/2013).

Menurut Azis, unjuk rasa ini diikuti lebih seribu dokter dibantu calon-calon dokter se-Makassar yang tergabung dalam FASDMMKD (Forum Aksi Solidaritas Dokter Makassar Menolak Kriminalisasi Dokter) dan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Sulawesi Selatan.

"Tuntutan utama kami menolak tindakan kriminalisasi terhadap dokter di seluruh Indonesia. Yang kedua, kita meminta supaya penanahan kepada tiga sejawat kami itu ditangguhkan," terangnya.

Dia mengatakan akan mengawal PK (Peninjauan Kembali) kasus tersebut. Dan yang paling penting, adalah meminta dihapuskannya segala bentuk undang-undang yang bisa mempidanakan segala tindakan risiko medis.

Namun begitu, tidak ada tenggat waktu yang diultimatumkan oleh gerakan demo dokter ini kepada aparat penegak hukum.

"Kami belum memberikan tenggat waktu seperti apa. Tapi kami akan mengevaluasi bagaimana proses ini berjalan, apabila memang kami merasa perlu turun lagi, kami akan turun!" seru Azis.
(san)
Berita Terkait
Kasus Bocah Meninggal...
Kasus Bocah Meninggal Dunia di RS Kartika Husada Berakhir Damai
Kronologi Jari Bayi...
Kronologi Jari Bayi Putus Digunting Perawat di RS Palembang
Setahun Menanti, Bayi...
Setahun Menanti, Bayi 13 Bulan Diduga Korban Malapraktik Tak Kunjung Dapat Keadilan
Astaga! Jari Kelingking...
Astaga! Jari Kelingking Bayi 7 Bulan Dipotong Perawat hingga Putus
Jari Bayi Dipotong Perawat,...
Jari Bayi Dipotong Perawat, DPRD Panggil RS Muhammadiyah Palembang
Jari Bayi Putus Dipotong...
Jari Bayi Putus Dipotong Gunting, Perawat D Diperiksa Polisi
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
3 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
4 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved