Dokter demo, pasien RSUD Bandung numpuk

Rabu, 27 November 2013 - 17:40 WIB
Dokter demo, pasien...
Dokter demo, pasien RSUD Bandung numpuk
A A A
Sindonews.com - Aksi mogok massal yang dilakukan dokter di seluruh Indonesia, termasuk di Bandung, membuat pelayanan medis terganggu. Puluhan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung, Ujungberung, terbengkalai di ruang tunggu.

Tidak seperti biasanya, mereka harus menunggu hingga berjam-jam untuk mendapatkan perawatan medis. Akibatnya terjadi penumpukan pasien di unit gawat darurat (UGD) dan poli klinik.

Imas Rohana (38) pasien poli klinik RSUD Ujungberung mengaku kecewa dengan tidak adanya dokter yang melayaninya. Padahal, Imas sudah mendapat rujukan dari klinik untuk melakukan cek darah.

"Kecewa lah," ungkap Imas saat ditemui Sindonews, di RSUD Kota Bandung Ujungberung, Jalan Rumah Sakit, Rabu (27/11/2013).

Warga daerah Cikutra ini mengaku, tengah menderita sakit maag. Setelah dilakukan pemeriksaan di klinik dekat rumahnya, ada dugaan Imas terkena typhus. Namun, akibat tidak adanya dokter yang memeriksa, terpaksa Imas mengurungkan niatnya.

"Katanya typhus tapi belum positif. Makanya dirujuk ke sini. Tapi enggak ada dokternya. Pulang saja," singkat dia, kesal.

Kondisi ini dibenarkan Direktur Utama RSUD Kota Bandung Taat Tagore. Dia mengakui jika sejumlah dokternya mengikuti aksi mogok bertugas.

"Kami ikut (mogok) sehari. Sesuai edaran IDI (Ikatan Dokter Indonesia), kita ambil keputusan tidak boleh ada yang keluar, aksi ke jalan atau praktek di swasta. Jadi tetap siaga kalau dimana-mana penuh, fungsi sosial kita harus jalan," kata dia.

Taat sendiri menyangkal jika pihaknya mengabaikan pelayanan medis kepada masyarakat. Menurutnya, manajemen telah menempelkan pengumuman tentang dokter yang tidak bertugas.

"40 dokter tetap melayani. Komplain pun tidak ada, karena (pasien) sudah tahu mau ada aksi. Sejak kemarin siang, pengumumannya sudah ditempel," jelas dia.
(san)
Berita Terkait
Kasus Bocah Meninggal...
Kasus Bocah Meninggal Dunia di RS Kartika Husada Berakhir Damai
Kronologi Jari Bayi...
Kronologi Jari Bayi Putus Digunting Perawat di RS Palembang
Setahun Menanti, Bayi...
Setahun Menanti, Bayi 13 Bulan Diduga Korban Malapraktik Tak Kunjung Dapat Keadilan
Astaga! Jari Kelingking...
Astaga! Jari Kelingking Bayi 7 Bulan Dipotong Perawat hingga Putus
Jari Bayi Dipotong Perawat,...
Jari Bayi Dipotong Perawat, DPRD Panggil RS Muhammadiyah Palembang
Jari Bayi Putus Dipotong...
Jari Bayi Putus Dipotong Gunting, Perawat D Diperiksa Polisi
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
7 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
8 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
8 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
9 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
9 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
10 jam yang lalu
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved