alexametrics

Pengedar togel setor ke istri polisi

loading...
Pengedar togel setor ke istri polisi
Pengedar togel setor ke istri polisi
A+ A-
Sindonews.com - Pernyataan mengagetkan dilontarkan seorang kaki bandar judi toto gelap (togel), Musa (41). Dimana warga Perumnas Talang Kelapa, Blok 7, RT 24, RW 6, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang Alang Lebar (AAL), Palembang, itu mengaku menyetor pasangan togelnya ke istri seorang anggota polisi yang bertugas di salah satu Polsekta Kota Palembang.

Pengakuan ini terungkap setelah Musa ditangkap aparat Unit Reskrim Polsekta Sukarami, di rumahnya, Rabu, 20 November 2013, sekira pukul 11.30 WIB atas nyanyian kaki penegdar togel lainnya Edi Sunarsi (43) warga Perumnas Talang Kelapa, Blok 6, RT 23, RW 11, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan AAL Palembang, yang ditangkap setengah jam sebelumnya.

Awalnya petugas menangkap tersangka Edi saat sedang merekap pasangan nomor togel ditempatnya bekerja di rumah makan Palapa KM 9, Jalan Kol H Barlian Palembang. Darinya disita satu unit handphone (Hp) yang berisi SMS pasangan togel, satu lembar kertas rekapan, dan uang pasangan sebesar Rp20 ribu.

Dari pengakuan tersangka Edi, kemudian petugas melakukan pengembangan, sehingga berhasil menangkap tersangka Musa di rumahnya. Darinya juga disita satu unit HP, kertas rekap togel, dan uang Rp20 ribu."Saya bukan pengedar togel, hanya memasangkan saja. Edi minta pasangkan nomor togel, lalu saya pasangkan. Jadi Edi itu bukan kaki saya, hanya memasang saja," ungkap tersangka Musa, saat ditemui di Mapolsekta Sukarami Palembang.

Diungkapkannya, nomor pasangan yang terkumpul dengannya lalu disetorkannya ke istri seorang anggota Polsekta Kemuning berinisial Wld. Lalu dirinya mendapatkan bagian 10 persen dari uang setoran itu."Setahu aku Wld itu anggota Sekta Kemuning, tapi aku menyetor dengan istrinya. Kadang Wld ada juga di rumah itu, tapi diam saja. Ada sekitar tiga bulan ini aku menyetor pasangan togel dengan istrinya Wld itu," jelasnya.

Sementara tersangka Edi mengaku jika dirinya hanya sebagai pemasang togel saja bukan merupakan kaki dari penjual togel. Namun, teman-temannya sering menitip dengannya untuk dipasangkan dengan penjualnya."Kebetulan waktu ditangkap aku sedang menghitung angka yang bakal aku pasang. Jadi bukan merekap pasangan togel. Aku ini hanya pemasang saja dan itupun hanya sekali-sekali saja,"ungkap pegawai rumah makan ini.

Kapolsekta Sukarami, Kompol Imam Tarmudi didampingi Kanit Reskrim, Iptu AK Sembiring mengatakan, keberhasilan penangkapan terhadap kedua tersangak setelah pihaknya melakukan penyelidikan.Saat ini keduanya udah kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut," ungkap Sembiring.

Terpisah, Kapolsekta Kemuning, AKP Nuraini saat dikonfirmasi apakah ada anggotanya yang bernama Wildan, mengaku tidak ada anggota yang bernama Wildan itu. "Tidak ada anggota kita yang bernama Wildan," tegas Nuraini.
(lal)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak