Antisipasi prositusi terselubung, Satpol PP gelar razia

Kamis, 14 November 2013 - 01:05 WIB
Antisipasi prositusi...
Antisipasi prositusi terselubung, Satpol PP gelar razia
A A A
Sindonews.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya menggelar Razia kos-kosan di Kawasan Sawahan, Surabaya tepatnya di Jalan Patemon. Hasilnya, puluhan pasangan tanpa identitas berhasil digaruk dari operasi yustisi itu.

Razia ini sekaligus meminimalisir prostitusi terselubung di Kota Surabaya. Sebab, sejumlah kos eksekutif berpotensi dijadikan tempat mesum pasangan tanpa surat nikah.

Razia kali ini berhasil menjaring 23 pasangan. Sebanyak 20 pasangan tanpa surat nikah. Saat dirazia, pasangan-pasangan ini berada dalam satu kamar.

Satpol PP Kota Surabaya yang dibantu dengan Garnisun, berlanjut ke kawasan Kedung Doro. Mereka yang terjaring razia langsung digiring menuju ke kantor Kecamatan Sawahan untuk dilakukan pendataan.

Kasi Trantib Satpol PP kecamatan Sawahan, Rony mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi Perda Kota Surabaya. Hal itu untuk memberantas seks bebas dan bisnis prostitusi menjelang penutupan lokalisasi di kota Surabaya.

"Operasi Yustisi ini juga menekan angka prostitusi dan kasus trafficking. Termasuk mengantisipasi kedatangan warga dari luar kota tanpa tujuan yang berpotensi mengarah ke prostitusi. Termasuk menjalankan amanat Perda," kata Rony, Rabu (13/11/2013).

Sementara terkait sasaran adalah kos-kos eksekutif, Rony menjelaskan, kerena Kos dengan tarif Rp700 ribu hingga Rp1,5 Juta per bulan jarang terpantau sebagai ajang untuk tempat mesum.

Contohnya, tempat Kos di Jalan Patemon Gang IV, Surabaya. Saat petugas di tempat itu, petugas mendatangi tempat itu dan keluar seorang perempuan berkuning langsat membukakan pintu.

Perempuan itu mengenakan, baju seksi dan celana pendek. Di kamar kos itu dia tidak sendiri dan ditemani oleh seorang laki-laki. Pasangan ini menunjukkan kartu identitas namun sudah kadaluarsa.

Kontan saja, pasangan yang diketahui bernama Nanda dan Ahmad Juhandani itupun digiring oleh petugas menuju mobil untuk dibawa ke kantor kecamatan. "Untuk selanjutnya mereka akan kami data di kantor kecamatan, sebelum kita pulangkan," tandasnya.
(lns)
Berita Terkait
Belasan Pelajar dan...
Belasan Pelajar dan Mahasiswa Diamankan dari Penginapan
Terima Laporan Masyarakat,...
Terima Laporan Masyarakat, Polsek Medan Baru Cek Langsung Diskotek dan Spa
Asyik, Kena Razia Pekat...
Asyik, Kena Razia Pekat Malah Diberi Sembako
Malam Ramadhan, Belasan...
Malam Ramadhan, Belasan Pelajar dan Mahasiswa 'Indehoy' di Penginapan
Kapolda Sumut Minta...
Kapolda Sumut Minta Jajarannya Bersama TNI Gelar Patroli Skala Besar di 4 Daerah Ini
Dicokok Aparat saat...
Dicokok Aparat saat Nongkrong dan Mabuk Lem, ABG Cowok Ini Mewek
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved