Pemilihan Wawali Surabaya berjalan 'alot'

Kamis, 07 November 2013 - 13:31 WIB
Pemilihan Wawali Surabaya...
Pemilihan Wawali Surabaya berjalan 'alot'
A A A
Sindonews.com - Pemilihan Wakil Wali Kota (Wawali) Surabaya masih berjalan alot. Hingga saat ini, DPRD Kota Surabaya masih belum bisa menggelar rapat paripurna karena banyak anggota dewan yang mangkir.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana belum bisa memastikan kapan pemilihan Wawali itu akan digelar.

"Rapat paripurna diskorsing dengan waktu lebih dari satu Jam. Asumsinya, bisa 48 jam, 200 Jam. Karena anggota dewan belum kuorum. Kita masih nunggu itu," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kamis (7/11/2013).

Ia menjelaskan, keputusan untuk menskorsing memang sudah sesui dengan tata tertib (Tatib) pemilihan Wawali. Namun, batasan untuk menskorsing sidang paripurna hanya dua kali. Dan dalam waktu skorsing ini, dilakukan lobi-lobi agar rapat paripurna bisa kuorum.

"Agar rapat bisa kuorum minimal dihadiri 37 Anggota dewan. Saat ini sudah ada 32 yang tanda tangan di daftar kehadiran. Saya berharap para anggota dewan mengedepankan kepentingan rakyat Surabaya. Jika begini terus, maka banyak agenda-agenda DPRD yang terbengkalai," ujarnya.

Alotnya pemilihan Wawali Surabaya ini lantaran banyaknya beda pendapat di internal DPRD Surabaya. Namun demikian, perbedaan pendapat adalah hal yang biasa. Karena DPRD adalah lembaga politik yang terdiri dari bermacam-macam partai. Perbedaan ini dapat diseleseikan dengan cara duduk bersama.

"Jika Paripurna saja tidak hadir mana bisa menyeleseikan persoalan ini," katanya.

Wisnu juga mengaku tidak bisa memastikan kapan rapat paripurna pemilihan Wawali Surabaya ini dibuka kembali. "Yang jelas maksimal skorsing hanya dua kali. Ini baru pertama skorsing," tukasnya.

Informasi yang beredar, pemilihan Wawali Surabaya ini berjalan alot karena terjadi tarik ulur kepentingan di antara sejumlah fraksi di DPRD Surabaya.

Ada yang berkepentingan pemilihan Wawali Surabaya dilakukan segera dan ada yang sengaja mengolor-olor agar jabatan Wawali kosong. Kursi Wawali Surabaya ini kosong sepeninggal Bambang DH. Pasalnya, Bambang DH mengundurkan diri karena maju sebagai Cagub Jawa Timur pada Mei 2013 lalu.
(lns)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
7 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
8 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
13 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
15 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
16 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
18 jam yang lalu
Infografis
Yahya Sinwar, Sosok...
Yahya Sinwar, Sosok Keras Kepala yang Dicap Orang Mati Berjalan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved