Upah di bawah UMK, abdi dalem keraton diasuransikan

Rabu, 06 November 2013 - 15:29 WIB
Upah di bawah UMK, abdi...
Upah di bawah UMK, abdi dalem keraton diasuransikan
A A A
Sindonews.com - Para abdi dalem maupun wargi di Keraton Kasepuhan Cirebon kini telah dilindungi asuransi kesehatan maupun keselamatan kerja. Perlindungan terhadap abdi dalem ini diklaim merupakan yang pertama mengingat tidak semua keraton di Indonesia menerapkannya.

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat menyebutkan, perlindungan terhadap abdi dalem dikerjasamakan dengan PT Jamsostek. Perlindungan tersebut meliputi kesehatan, kematian, kecelakaan kerja, maupun jaminan hari tua.

"Ada 95 orang wargi dan abdi dalem yang dilindungi asuransi ini. Baru Keraton Kasepuhan Cirebon yang sejauh ini menerapkan kebijakan tersebut," kata dia, Rabu (6/11/2013).

Kebijakan itu sendiri telah diberlakukan sejak Juni 2013 lalu. Mereka yang mendapat perlindungan itu, lanjut dia, terutama yang mengabdi langsung di Keraton Kasepuhan Cirebon.

Pemberian perlindungan itu diungkapkan Sultan, tak lepas dari keterbatasan dana yang dihadapi keraton, khususnya Kasepuhan. Keterbatasan itu membuat pihaknya tak bisa memberikan upah atau pembiayaan dengan normal.

Saat ini rata-rata abdi dalem diberi paringan (semacam gaji) Rp300 ribu/bulan. Paringan sendiri ditegaskan dia, merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian para abdi dalem dan wargi yang diberikan sultan. Di luar itu, tidak ada tunjangan lain yang mereka terima dari sultan.

"Kadang memang ada tip persenan dari pengunjung keraton, tapi kan biasanya tidak besar dan mencukupi untuk hal lainnya," tambah dia.

Di luar paringan itu, diakui dia di sisi lain harus pula dipertimbangkan kondisi kesehatan abdi dalem maupun wargi bersangkutan. Bukan hanya pribadinya, melainkan pula keluarganya, masa depannya, hari tuanya, kemungkinan bahaya kecelakaan, hingga kematiannya.

Pihaknya tak memiliki dana untuk itu semua. Karena itu, para abdi dalem dan wargi yang mengabdi di Keraton Kasepuhan Cirebon pun dimasukkan dalam program perlindungan yang dikerjasamakan dengan Jamsostek.

Dengan begitu, mereka pun kini mendapat jaminan sehingga keraton tak lagi dipusingkan atas kebutuhan kesejahteraan para pengabdinya. Dalam hal ini, setiap abdi dalem dan wargi cukup membayarkan premi Rp3 ribu/bulan ke Jamsostek.

"Saya sebagai sultan tak cukup hanya memikirkan masyarakat luas, tapi memikirkan pula abdi dalem yang terdekat yang mengabdi kepada keraton. Mereka berhak mendapat perhatian melalui perlindungan ini," pungkas dia.

Sementara itu dalam sebuah kesempatan terpisah di Kota Cirebon, Kepala Kanwil IV PT Jamsosten Jawa Barat, Teguh Purwanto menyebut, kebijakan yang diterapkan Keraton Kasepuhan Cirebon itu merupakan terobosan bagi para abdi dalem keraton se-Nusantara. Diharapkan, keraton lain pun dapat melakukan hal serupa demi perlindungan bagi para pengabdinya.

"Upah abdi dalem rata-rata di bawah upah minimum kota/kabupaten (UMK). Dengan asuransi ini, semoga mereka punya perlindungan lebih baik dalam pengabdiannya," tutur dia.
(rsa)
Berita Terkait
Putra Mahkota Cirebon:...
Putra Mahkota Cirebon: Pengukuhan Raden Raharjo Djali Tidak Sah
Tradisi Bekaseman Ikan,...
Tradisi Bekaseman Ikan, Jelang Peringatan Maulid Nabi
Tradisi Bersihkan Wayang...
Tradisi Bersihkan Wayang Kulit Usia 500 Tahun di Keraton Kasepuhan Cirebon
Raden Rahardjo Djali...
Raden Rahardjo Djali Kukuhkan Diri Gantikan Sultan Sepuh
Sekelompok Orang Segel...
Sekelompok Orang Segel Gerbang Keraton Kasepuhan Cirebon Tepat di Hari Peringatan HUT RI ke 76
Kisruh Kesultanan Keraton...
Kisruh Kesultanan Keraton Kasepuhan Cirebon Terus Bergulir
Berita Terkini
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
17 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
2 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved