Disiksa ayah kandung, bocah 5 tahun luka parah

Kamis, 31 Oktober 2013 - 22:20 WIB
Disiksa ayah kandung,...
Disiksa ayah kandung, bocah 5 tahun luka parah
A A A
Sindonews.com - Bocah berusia 5 tahun babak belur setelah dianiaya ayah kandungnya sendiri. Hal itu terjadi karena anak yang berinisial YM hanya tak mengubris perkataan ayahnya.

Ibu kandung YM, Suhaenah (46) mengatakan, kondisi anak ketiga dari empat bersaudara kini masih tergolek lemah di ruang operasi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

"Penuh dengan emosi ayahnya yang pengangguran itu langsung menghajar Yemima hingga kepala dan bagian lainnya luka-luka," katanya saat ditemui di RSCM Jakarta, Kamis (31/10/2013).

Dia menerangkan, setelah dihajar bertubi-tubi YM langsung tak sadarkan diri. Warga yang melihat kejadian itu langsung melarikan YM ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, namun karena kondisinya kritis YM dirujuk ke RSCM guna mendapatkan pertolongan.

Di lokasi yang sama, Poniran (52) paman YM mengatakan, bocah 5 tahun itu sejak kecil memang dirawat olehnya. Karena, kata dia, kedua orangtuanya dalam keadaan kesusaahan.

Maka itu, lanjutnya, selama ini YM bersamanya tinggal di sebuah kontrakan yang berada di Jalan Anggrek RT 03 RW 13, Jakasampurna, Bekasi merupakan keponakan yang sudah dianggap sebagai anak sendiri.

"Yemima itu sudah dari kecil saya rawat karena orangtuanya menitipkan ke saya, karena kondisi ayah dan Ibu Yemima sedang kesusahan, apalagi ayahnya tidak punya pekerjaan," katanya.

Poniran menjelaskan, kini YM dalam keadaan luka parah. Karena, lanjutnya, YM mengalami luka-luka disekujur tubuh. Kondisi muka bengep pada bagian mata kiri, badan biru, kaki lebam, dan ada sundutan rokok di bagian perut.

"Luka-luka itu sungguh keterlaluan, sepertinya yang melakukan itu ayah dan ibunya, tapi untuk jelasnya siapa yang menyiksa anak itu, pihak orangtua belum mau berkata jujur," katanya.

YM sudah dilakukan operasi sekira pukul 13.00 WIB siang tadi, kini keadaan bocah malang itu masih terbaring lemah di ruang operasi RSCM.

Kendati demikian, kejadian penyiksaan ini belum dilaporkan kepada pihak kepolisian.
(mhd)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
34 menit yang lalu
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
1 jam yang lalu
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
2 jam yang lalu
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
2 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
3 jam yang lalu
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved