Drainase di Solo parah

Rabu, 23 Oktober 2013 - 15:32 WIB
Drainase di Solo parah
Drainase di Solo parah
A A A
Sindonews.com - Drainase atau gorong-gorong yang ada di Kota Solo saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Pasalnya gorong-gorong tersebut sudah banyak yang tua dan menyusut daya tampungnya.

Kepala Bidang (Kabid) Drainase, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Solo, Budi Santoso, menyebutkan usia rata-rata drainase tersebut sudah puluhan tahun.

Selain itu kondisinya juga banyak yang rusak dan menysusut daya tampungnya akibat banyaknya sedimentasi di sepanjang gorong-gorong tersebut.

Ia menyebutkan sedimentasi yang ada di gorong-gorong tersebut bermacam-macam mulai dari sampah rumah tangga, plastik, hingga ranting-ranting pohon yang dibuang oleh masayarakat di sepanjang gorong-gorong tersebut.
Dengan kondisi itu volume air yang ditampung pada saat musim hujan mulai menurun setiap tahunnya dan bisa menyebabkan bencana banjir.

“Ya kondisiya memang seperti itu, gorong-gorong sentral yang ada di Slamet Riyadi, Veteran, Cipto Mangunkusumo, Ahmad Yani dan beberapa gorong-gorong lain sudah memperihatinkan,” ucapnya kepada KORAN SINDO, Rabu (23/10) siang.

Ia menyebutkan faktor utama yang membuat gorong-gorong menyusut volumenya itu sangatlah kompleks. Mulai dari kesadaran masyarakat yang rendah, hingga minimnya dana perawatan dari Pemerintah Kota Solo untuk drainase tersebut. Padahal perawatan drainase itu membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Ia mengatakan idealnya dana perawatan drainase itu harus seimbang dengan dana perawatan jalan. Akan tetapi dana perawatan drainase di Kota Solo jauh berbeda dengan dana perawatan jalan.

Sehingga dari tahun ke tahun kondisinya tidak berubah.

“Idealnya dana untuk drainase itu sekitar Rp20 miliar di Kota Solo. Akan tetapi kita hanya mendapatkan dana sebesar Rp4 miliar saja. Dengan dana sebesar itu kita tidak bisa berbuat banyak. Padahal ada belasan gorong-gorong yang sudah overload dan tersumbat,” sambungnya.

Dengan minimnya dana tersebut pihaknya hanya berharap agar kesadaran masyarakat segera meningkat. Sehingga masalah overload dan sedimentasi drainase bisa ditangani dengan baik oleh DPU.

“Yang penting jangan buang sampah di drainase, itu saja. Kalau tidak ada sampah drainase di solo itu sebenarnya sudah cukup,” ucapnya.

Sementara itu terpisah, warga Brengosan Purwosari Solo mengaku menjadi korban akibat drainse yang buruk tersebut. Rumah warga di kampung itu terendam air hujan akibat gorong-gorong di Jalan Hasanudin Brengosan Solo.

“Waktu hujan lebat pekan lalu rumah di sekitar sini terendam air sekitar 30 sentimeter,” ucap salah seorang warga Brengosan, Suripto.
(lns)
Berita Terkait
Gibran Rakabuming Tinjau...
Gibran Rakabuming Tinjau Vaksinasi Pedagang di Pasar Gede
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Pengawasan Coklit Pilwalkot...
Pengawasan Coklit Pilwalkot Solo, Bawaslu Kantongi 1.000 Temuan
Anggota DPRD Kota Solo...
Anggota DPRD Kota Solo Positif COVID-19 Hadiri Pelantikan Walikota, Begini Kata Gibran
2 Keturunan Raja Solo...
2 Keturunan Raja Solo Terkurung Dalam Keraton, Lahap Menyantap Makanan Kiriman Kapolresta Solo
Dua Putri Raja Akhirnya...
Dua Putri Raja Akhirnya Bisa Keluar Keraton Setelah Dikurung Tiga Hari
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
7 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
8 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
8 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
8 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved