Keluarga pertanyakan kematian mahasiswa baru UMI

Kamis, 05 September 2013 - 15:20 WIB
Keluarga pertanyakan...
Keluarga pertanyakan kematian mahasiswa baru UMI
A A A
Sindonews.com - Kematian mahasiswa baru (Maba) UMI Makassar Fajar Efendi (18), belum bisa sepenuhnya diterima oleh anggota keluarga. Bahkan, dalam waktu dekat, beberapa anggota keluarga Fajar di Tual, berencana ke Makassar untuk melaporkan kasus tersebut ke aparat kepolisian.

"Kami hanya ingin pertanyakan bekas luka yang tidak wajar di wajahnya. Ini sangat mencurigakan," katanya salah seorang keluarga Fajar, kepada wartawan, Kamis (5/9/2013).

Bahkan, saat jenazah akan dimakamkan di kampung halamannya di Tual, Maluku, pihak keluarga bertambah curiga setelah melihat banyak darah yang berceceran di kain kafan korban.

"Ada beberapa keluarga kami yang akan ke Makassar untuk mengurusnya, bahkan akan melapor ke kepolisian untuk ditindaklanjuti," sambungnya.

Diketahui, Fajar Efendi meninggal dunia saat mengikuti kegiatan baris berbaris pada kegiatan pengenalan kampus di depan Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur, Rabu 4 September 2013.

Dari hasil visum dokter forensik RS Bhayangkara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh warga asal Tual tersebut.

Dokter forensik RS Bhayangkara Mauluddin mengatakan, dari hasil rongen ditemukan adanya pembesaran pada jantung korban yang mencapai 65,3 persen. Sedangkan dari beberapa luka di wajah Fajar, hal itu akibat lecet geser, dan dari hasil analisa kedokteran, sesuai untuk luka pola jatuh.

Dia pun menyesalkan sikap keluarga korban yang menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah. "Keluarga tidak mau dilakukan autopsi, sehingga kita tidak bisa ketahui penyebab membengkaknya jantung korban," bebernya.

Mauluddin pun menggaransi, hasil pemeriksaannya tersebut tidak disusupi oleh kepentingan tertentu, atau menguntungkan pihak lain.

"Boleh dicek di dokter atau rumah sakit (RS) lain. Kami bekerja secara profesional dan sesuai fakta," bebernya yang juga merupakan anggota Disaster Victim Identification (DVI) Indonesia Timur ini.

Sebelumnya, Wakil Rektor III UMI Abd Gani menyebutkan, sejak tahun 2000 lalu, kampusnya tidak lagi menggelar orientasi pengenalan kampus (Ospek) kepada mahasiswa baru, dan menggantinya dengan pesantren kilat di Pesantren Mahasiswa Darul Mukhlisin Padang Lampe Pangkep.
(san)
Berita Terkait
Polisi Bongkar Lokasi...
Polisi Bongkar Lokasi Penemuan Empat Kerangka Bayi di Banyumas
Mayat Mrs X di Bojong...
Mayat Mrs X di Bojong Gede Bikin Geger, Ini Ciri-cirinya
Mayat Wanita Ditemukan...
Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Kolong Fly Over Tanah Abang
Disangka Boneka, Didekati...
Disangka Boneka, Didekati Ternyata Mayat Pria Mengambang di Jakbar
Geger! Warga Lampung...
Geger! Warga Lampung Utara Temukan Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kosong
Aceh Besar Gempar, Mayat...
Aceh Besar Gempar, Mayat Wanita Misterius Ditemukan Tanpa Baju di Kebun Warga
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
53 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved