Tedjowulan tanggapi dingin masalah DIS

Jum'at, 30 Agustus 2013 - 16:10 WIB
Tedjowulan tanggapi...
Tedjowulan tanggapi dingin masalah DIS
A A A
Sindonews.com - Mahapatih Keraton Kasunanan Surakarta (Keraton Solo) KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, menanggapi dingin gugatan terhadap pengembalian Daerah Istimewa Surakarta (DIS) yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh warga dan Lembaga Dewan Adat.

Tedjowulan mengaku tidak terlalu memikirkan secara serius persoalan itu, meskipun ia tahu gugatan telah sampai pada tahap persidangan di MK.

Menurutnya, pengembalian DIS kepada Keraton Kasunanan Surakarta tersebut memang sulit terjadi, karena akan muncul banyak hambatan.

Pihaknya juga tidak menampik pengembalian DIS itu dikabulkan oleh MK bakal menyisakan masalah tersendiri bagi keraton.

“Kalau dikembalikan de DIS, berarti akan mencontoh Keraton Jogja, akan tetapi yang menjadi pertanyaan siapa yang nanti yang mau jadi gubernur,” ucap Tedjowulan Saat ditemui wartawan, Jumat (30/8/2013) siang.

Ia juga mengatakan jika nantinya DIS dikabulkan oleh MK, nantinya apakah daerah sekitar seperti Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Wonogiri dan Sragen mau bergabung dengan Keraton Solo.

Mengingat saat ini daerah-daerah tersebut telah memiliki Pemerintahan tersendiri secara otonomi.

Meskipun demikian, pihaknya tetap menyambut baik, jika gugatan yang dilayangkan ke MK tersebut dikabulkan. Pihaknya mengaku bakal menjalani sesuai dengan aturan dan putusan yang telah dikeluarkan oleh MK.

“Ya kalau dikabulkan kita ikuti saja aturannya yang berlaku, kan gampang,” pungkas Tedjowulan.

Sementara itu warga di daerah sekitar Keraton Kasunanan Surakarta, juga tidak terlalu menanggapi gugatan DIS tersebut. Menurut mereka gugatan DIS itu justru akan memperkeruh keadaan Keraton Solo yang saat ini masih dilanda konflik.

Salah seorang warga, Nartono, menyebutkan daripada mengurusi masalah DIS, ia berharap pihak keraton lebih memilih mengurusi konflik yang terjadi daripada mengurusi masalah DIS.

Ia mengatakan konflik yang berkepanjangan di tubuh keraton tersebut semakin hari semakin mengurangi kewaibawaan keraton sebagai pewaris budaya bangsa.
(lns)
Berita Terkait
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Ulama Keraton Solo,...
Ulama Keraton Solo, KRT Pujo Setyonodipuro Tutup Usia
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Pedagang Kaget, Pintu...
Pedagang Kaget, Pintu Alun Alun Utara Keraton Solo Mendadak Digembok
Acara Slametan Awali...
Acara Slametan Awali Pemugaran Pesanggrahan Langenharjo Keraton Solo
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
8 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
8 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
9 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
9 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
10 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
12 jam yang lalu
Infografis
Khamenei: Negosiasi...
Khamenei: Negosiasi dengan AS Tak akan Selesaikan Masalah Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved