Geng bocah SD, keroyok rekannya hingga KO

Kamis, 29 Agustus 2013 - 17:30 WIB
Geng bocah SD, keroyok...
Geng bocah SD, keroyok rekannya hingga KO
A A A
Sindonews.com - Seorang siswa kelas 4 SD berinisial RS (9) menjadi korban pengroyokan oleh temannya sendiri. Berawal dari saling ejek, RS menerima beberapa pukulan dan juga tendangan. Akibatnya, RS menderita luka di bagian perut sebelah kiri dan mengalami muntah-muntah.

"Awalnya becanda saja, terus saling ejek. Terus teman saya ada yang ancam dan mengajak berkelahi. Kemudian saya dipegangi oleh satu orang, dua orang lagi memukul perut dan menendang kaki saya," ujar RS kepada wartawan di Mapolsek Sukmajaya, Kamis (29/8/2013).

Aksi pengeroyokan yang dilakukan rekan-rekannya tersebut, terjadi pada Sabtu 24 Agustus 2013. Peristiwa tersebut terjadi saat jam istirahat di tengah lapangan.

Sebelum dikeroyok RS sempat pergi dan menghindar tapi diikuti terus oleh ketiga temannya yang diketahui satu geng tersebut.

"Ketika dipukul saya diam saja, enggak berani melawan. Saya sempat bilang jangan pukul lagi kemudian mereka berhenti sesaat ternyata mereka masih mengikuti saya dan pukul lagi ketika berada di luar lapangan," paparnya.

Orang tua RS, AD (35) mengatakan anaknya tidak melaporkan hal tersebut kepada dirinya. Justru yang pertama tahu adalah pembantu rumahnya yang melihat RS muntah-muntah dan pingsan.

"Pembantu melihat anak saya muntah-muntah dan langsung jatuh pingsan. Kemudian saya bawa ke rumah sakit dan ternyata ada memar di bagian perutnya. Setelah saya tanya, barulah anak saya bilang kalau sudah dipukuli," ujarnya.

Kapolsek Sukmajaya Kompol Agus Widodo mengatakan hingga saat ini pihaknya sedang menangani kasus tersebut.

"Penanganannya sesuai prosedur. BAP sudah masuk dan akan dimintai visum Kami menunggu saja jika mau diselesaikan secara kekeluargaan atau dilanjutkan melalui jalur hukum karena ini sebenarnya sudah kasus kekerasan," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
6 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
6 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
6 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved