Pilgub Jatim, banyak warga belum tahu profil calon

Selasa, 27 Agustus 2013 - 16:04 WIB
Pilgub Jatim, banyak...
Pilgub Jatim, banyak warga belum tahu profil calon
A A A
Sindonews.com - Pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur tinggal dua hari. Namun demikian banyak orang mengaku tidak mengetahui profil masing-masing kandidat yang bertarung dalam Pilgub 29 Agustus 2013 itu.

Hal ini diketahui berdasarkan riset tim analis Pemilu Malang Corruption Watch terhadap 250 responden mulai Juli-Agustus 2013. Dari hasil riset tersebut, hanya 23 persen saja yang menjawab mengetahui profil para calon gubernur yang maju.

"Sebanyak 77 persen menjawab tidak tahu," kata koordinator tim analis pemilu MCW, Zakariya Wiyahya, Selasa (27/8/2013).

Menurutnya, banyaknya warga yang tidak mengetahui profil para calon ini merupakan masalah serius dalam proses berdemokrasi. Pilgub ini, kata Yahya, yang seharusnya merupakan penyerahan mandat warga Jawa Timur kepada calon pemimpinnya hanya menjadi ritual lima tahunan yang tanpa arti.

"Warga tidak diberikan kesempatan untuk memilih calon pemimpin yang mereka kenal. Bagaimana warga akan memilih dengan akal sehat, kalau profil calonnya saja mereka tidak tahu," kata Yahya.

Ia menambahkan, meski riset hanya menyasar warga Kota Malang saja, namun hasilnya bisa dijadikan gambaran secara umum bagi wilayah Jatim lainnya.

Sebab, warga Kota Malang saja yang notabene memiliki kultur pendidikan, perkotaan, serta berdekatan dengan ibu Kota Provinsi Jatim masih banyak yang tidak mengetahui profil para calon apalagi daerah terpencil lainnya.

Selain pertanyaan mengenai profil calon gubernur, dalam riset ini juga ditanyakan soal visi-misi dan program kerja calon yang maju dalam pilgub. Hasilnya 76 persen dari 250 orang responden menjawab tidak mengetahui visi-misi dan program kerja calon pemimpinnya. Sisanya 24 persen mengaku mengetahuinya.

Soal tahapan pilgub juga demikian, 74 persen warga Kota Malang belum mengetahui tahapan Pilgub dan hanya 26 persen saja yang mengetahuinya. Menurut yahya, ini menunjukkan jika sosialisasi yang dilakukan KPU kepada pemilih di daerah belum maksimal.

"Sosialisasi yang dilakukan KPU seharusnya menyasar sampai kelompok masyarakat yang paling bawah," ujar Yahya.
(lns)
Berita Terkait
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Bawaslu Jatim Tegaskan...
Bawaslu Jatim Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Kampanye Menangkan Kotak Kosong
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
15.539 Personel Dikerahkan...
15.539 Personel Dikerahkan Polda Jatim untuk Amankan Pilkada Serentak
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
8 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
1 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
1 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
2 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
10 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved