Pemasok daging gelonggongan di pasar penampungan pemain lama

Kamis, 25 Juli 2013 - 15:51 WIB
Pemasok daging gelonggongan...
Pemasok daging gelonggongan di pasar penampungan pemain lama
A A A
Sindonews.com - Sekitar 47 kilogram daging sapi gelonggongan ditemukan di Pasar Penampungan, Kota Magelang. Kasus ini terbongkar, dalam razia yang dilakukan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, dan Dinas Pertanian Peternakan, dan Perikanan Kota Megelang.

"Selain daging, kami juga menemukan 18,5 jeroan sapi," kata Kasi Produksi dan Sarana Prasarana Peternakan Dispeterikan Kota Magelang Sugiyanto, kepada wartawan, Kamis (25/7/2013).

Ditambahkan dia, dalam razia itu pihaknya juga menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jateng, Satpol PP, dan Polres Magelang Kota.

"Razia dimulai dari Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Magelang yang ada di Cangguk, Kelurahan Rejowinangun Utara, Magelang Selatan, sejak pukul 01.00 WIB. Tim sempat melakukan operasi terhadap beberapa kendaraan terbuka yang mengangkut daging dari arah Salatiga dan Boyolali. Namun tidak ditemukan pelanggaran atau daging yang dicurigai," bebernya.

Tim kemudian bergerak menuju Pasar Gotong Royong, yang kemudian diteruskan ke Pasar Penampungan, di Kampung Magersari.

“Di Pasar Penampungan, petugas gabungan menemukan daging sapi gelonggongan sebanyak 47 Kg berupa daging dan 18,5 Kg, berupa jeroan. Daging tersebut saat kita cek, ternyata mempunyai Ph di atas 6,3, yang berarti kandungan airnya terlalu tinggi,” paparnya.

Menurutnya, pelaku pengiriman daging gelonggong merupakan pemain lama. Modusnya, daging sapi yang keluar dari RPH Ampel Boyolali dengan surat pengantar, ditandatangani drh Aryo Pramono, dan diangkut menggunakan Mobil Pick Up Mitsubishi L300 Nopol AD 1670 RL yang dikemudikan oleh Zubaedi Haryadi (40), pria asal Boyolali.

Kemudian, daging milik Santo (47), pria asal Ampel, Boyolali, tersebut semuanya berjumlah dua kuintal dikirim ke Solo dan Magelang.

“Surat pengantarnya memang 200 kilogram, tetapi yang kita temukan ya jumlah tadi. Kita sedang selidiki daging yang lainnya dibawa ke mana. Orangnya (pelaku) masih sama pada kasus tahun lalu,” tuturnya.

Diduga, sebagian daging sudah terjual. Sebab, penemuan jumlah daging tersebut tidak sesuai dengan yang tertera pada surat izin. "Diduga, sisa dari dua kuintal sudah terjual," paparnya.

Petugas kemudian langsung memusnahkan daging gelonggong di RPH Cangguk dengan cara dibakar.

“Pemilik daging sudah kita panggil untuk menyaksikan pemusnahan dan dimintai keterangan tapi tidak datang. Kebetulan, sopir pick up tidak punya SIM. Sehingga kemudian kendaraannya ditahan di Polsek Magelang Selatan,” tambahnya.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Pemkot Magelang Hadiono menjelaskan, bagi para pedagang yang curang akan diancam sesuai Perda No.6 tahun 2010 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, terutama Pasal 63 ayat 1, dihukum maksimal enam bulan dan denda Rp50.000.

Kategori daging tidak sehat sesuai Pasal 43 adalah daging ilegal, daging gelonggong, oplosan, diberi pengawet, tidak memenuhi syarat kesehatan dan konsumsi serta lainnya.

“Yang jelas, meski tidak dihukum pidana mereka bakal rugi. Karena jumlah yang kita musnahkan cukup banyak. Apalagi di pasaran harga tiap kilogramnya saat ini mencapai Rp90.000,” terangnya.

Jajaran Dinas Peternakan Pemkot Magelang berharap, masyarakat atau konsumen untuk lebih berhari-hati dalam memilih daging maupun makanan olahan lainnya. “Kepada penjual, jangan lagi menjual daging yang tidak sehat. Karena kami bisa memidanakan,” tandasnya.
(san)
Berita Terkait
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
Pabrik Miras Produksi...
Pabrik Miras Produksi Ribuan Liter Digerebek Polisi di Sebuah Kebun
Bukan Hand Sanitizer,...
Bukan Hand Sanitizer, Pemuda di Makassar Tewas karena Tenggak Miras Oplosan
Polisi Dalami Kasus...
Polisi Dalami Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan Pemuda di Makassar
Awas! Miras Oplosan...
Awas! Miras Oplosan Picu Kematian dan Risiko Kebutaan
Miras Merk Internasional...
Miras Merk Internasional Ini Ternyata Racikan Pria Asal Karanganyar
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
7 jam yang lalu
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
7 jam yang lalu
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
9 jam yang lalu
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
9 jam yang lalu
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
10 jam yang lalu
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved