Desak Ketua DPRD PB dibebaskan, warga segel kantor dewan

Kamis, 25 Juli 2013 - 14:37 WIB
Desak Ketua DPRD PB...
Desak Ketua DPRD PB dibebaskan, warga segel kantor dewan
A A A
Sindonews.com – Ratusan warga di Manokwari, Papua Barat menyegel kantor DPRD Papua Barat. Mereka mendesak agar Ketua DPRD PB, Yoshep Johan Auri yang saat ini ditahan di Kejaksaan Tinggi, Jayapura, Papua segera dibebaskan.

Auri sditahan terkait dugaan korupsi dana pinjaman PT Padoma senilai Rp22 miliar.

Namun aksi itu sempat diwarnai kericuhan saat massa mengusir seluruh anggota DPRD serta staf kesekretariatan yang sedang melangsungkan kegiatan dalam gedung DPR.

Usai mengusir semua anggota DPR dan staf kesekretariatan, massa kemudian menyegel seluruh pintu dan jendela kantor. Sejumlah staf yang masih beraktivitas, diminta keluar dan meninggalkan kantor.

Seluruh anggota dewan yang menemui pengunjuk rasa, menyetujui permintaan pengunjuk rasa, untuk tidak melanjutkan semua kegiatan dewan, sebelum Ketua DPR Papua Barat dibebaskan dari tahanan Kejati Papua dan dibawa kembali ke Manokwari, Papua Barat.

Sius Dwansiba, salah satu anggota DPR Papua Barat mengatakan, aktivitas DPR Papua Barat tidak akan berjalan sebelum Ketua DPR PB dibebaskan dan kembali ke Manokwari.

“Ini merupakan permintaan warga Manokwari dan tidak ada kerugian negara karena semua uang sudah dikembalikan,” jelasnya.

Ia mengaku telah menyampaikan bukti berupa copian kwitansi pembayaran uang pinjaman kepada Kejari Manokwari, agar diteruskan ke Kejati Papua, dengan tujuan sebagai bahan pertimbangan dalam kasus tersebut.

Meski Aksi ini berjalan aman dan lancar, namun pengunjuk rasa mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar, jika aspirasinya tidak ditanggapi Kejaksaan Tinggi Papua di Jayapura Papua.

Sebelumnya, Johan Josep Aury, Ketua DPR Papua Barat serta Mamad Suhadi, mantan Direktur Utama PT Padoma, ditahan Kejaksaan Tinggi Papua, usai diperiksa tim penyidik Kejaksaan Tinggi terkait penyalahgunaan APBD tahun 2010 dan 2011 sebesar Rp22 miliar.

Dalam kasus ini, 44 anggota DPR Provinsi Papua Barat, ikut ditetapkan Kejati Papua sebagai tersangka.
(lns)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved