Sudah pantaskah Depok sebagai Kota Layak Anak?

Kamis, 06 Juni 2013 - 12:52 WIB
Sudah pantaskah Depok...
Sudah pantaskah Depok sebagai Kota Layak Anak?
A A A
Sindonews.com - Program Kota Layak Anak yang digadang-gadangkan Pemerintah Kota Depok banyak mendapat kritikan. Pasalnya, hingga kini tetap saja banyak kasus kriminal yang terjadi di Depok dan melibatkan anak, baik sebagai pelaku, maupun sebagai korbannya.

Sebut saja kasus pembunuhan anak dan ayah dibunuh di Bojonggede, Bogor oleh seorang anak laki - laki di Depok. Baru - baru ini oknum guru SD negeri di Beji Depok diduga mencabuli murid - muridnya. Kemudian seorang balita tewas dianiaya ibu tirinya di Kampung Jatijajar, Tapos, Depok. Belum lagi kemarin bocah perempuan yang masih duduk di kelas 1 SD dicabuli oleh seorang tukang ojek di atas motor. Ada juga seorang siswa SMP yang memilih gantung diri karena takut tak lulus Ujian Nasional (UN).

Tokoh Pemuda Kota Depok Pradi Supriatna mengatakan, fenomena pencabulan dan kasus anak yang marak di Depok saat ini harus dicarikan solusi bersama. Bahkan hal itu banyak dilakukan oleh seseorang terdekat dengan si anak.

"Ini tanggung jawab siapa, tanggung jawab kita bersama. Pelakunya guru, ibu tiri, tukang ojek. Kita bicara soal moral dan akhlak, ini jadi keprihatinan tokoh pemuda dan tokoh agama," ujarnya kepada wartawan, Kamis (06/06/2013).

Pradi menegaskan, ia bersama para tokoh pemuda dan agama sedang melakukan gerakan spiritual dan moral untuk mengajak lembaga agama duduk bersama dengan Pemerintah Daerah dan Kepolisian. Pradi menambahkan, pembinaan tersebut perlu dilakukan secara berkala dimana sifatnya bimbingan mental dan rohani.

"Kami sebagai orang tua yang juga punya anak - anak tentu cemas dan was - was, khawatir anak - anak kami jangan sampai jadi korban dan pelaku juga, mereka kan calon - calon pengganti kita. Karena itu pendekatan rohani dan lewat kegiatan olahraga juga kami lakukan untuk mengatasi kasus kriminal anak," tutupnya.

Diketahui, berdasarkan catatan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Depok menempati urutan kedua tingkat kriminal anak di Jabodetabek. Menyusul Bekasi yang kini berada di peringkat keempat.

Ketua Komnas PA Aris Merdeka Sirait juga pernah menyebut kasus kriminal anak menjadi tamparan bagi Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dengan jargon Kota Layak Anak yang diusungnya.
(rsa)
Berita Terkait
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Anak-anak dan Remaja...
Anak-anak dan Remaja Dominasi Penambahan Kasus Covid-19 di Depok
Pemkot Depok Buka 1.066...
Pemkot Depok Buka 1.066 Pos Pelayanan Vaksinasi Imunisasi Polio
Warga Kerap Dengar Suara...
Warga Kerap Dengar Suara Tangisan Anak dari Pagi-Sore di Daycare Wensen School Depok
Wakil Ketua Komisi B...
Wakil Ketua Komisi B DPRD Depok Lahmudin Soroti Polemik Program Makanan Tambahan bagi Anak Stunting
Bayi dan Sejumlah Anak-anak...
Bayi dan Sejumlah Anak-anak di Depok Terpapar Covid-19
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
7 Tantangan Zohran Mamdani...
7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved