Semua bandar judi di Dolok di buru Polisi
Kamis, 04 April 2013 - 16:54 WIB
Semua bandar judi di Dolok di buru Polisi
A
A
A
Sindonews.com- Kapolres Simalungun Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Andi S Taufik menginstruksikan seluruh bandar judi di Kecamatan Dolok Pardamean untuk terus diburu dan ditangkap.
Menurut mantan Kapolres Padangsidempun itu, pihaknya sudah menginstruksikan Polsek Dolok Pardamean dan jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) untuk menyikat habis para bandar judi di wilayah itu.
"Instruksi menyikat para bandar judi sebenarnya bukan hanya berlaku untuk di wilayah Polsek Dolok Pardamean namun untuk seluruh Polsek di jajaran Polres Simalungun,” tandas Andi kepada Sindonews, Kamis (4/3/2013) petang.
Pamen Polri itu menambahkan terkait kasus penganiayaan yang menewaskan Kapolsek Dolok Pardamean, AKP Andar Siahaan, pihaknya masih fokus melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka yang saat ini sudah ditahan.
Sedangkan untuk bandar judi yang diduga ikut terlibat dengan memprovokasi warga, polisi masih terus melakukan pengembangan. Karena itu para bandar judi di Kecamatan Dolok Pardamean terus diburu.
Sementara itu Sekretaris Camat Dolok Pardamean, Bangun Sihombing, mengatakan, kondisi di Desa Dolok Saribu, Kecamatan Dolok Pardamean sudah kembali normal dan masyarakat tidak lagi merasa ketakutan, pasca penangkapan yang dilakukan polisi terhadap warga yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan AKP A Siahaan.
“Sudah normal,masyarakat Desa Dolok Saribu sudah kembali bekerja di ladang sejak awal pekan lalu dan masyarakat sudah tidak ketakutan lagi,” pungkas Bangun.
Menurut mantan Kapolres Padangsidempun itu, pihaknya sudah menginstruksikan Polsek Dolok Pardamean dan jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) untuk menyikat habis para bandar judi di wilayah itu.
"Instruksi menyikat para bandar judi sebenarnya bukan hanya berlaku untuk di wilayah Polsek Dolok Pardamean namun untuk seluruh Polsek di jajaran Polres Simalungun,” tandas Andi kepada Sindonews, Kamis (4/3/2013) petang.
Pamen Polri itu menambahkan terkait kasus penganiayaan yang menewaskan Kapolsek Dolok Pardamean, AKP Andar Siahaan, pihaknya masih fokus melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka yang saat ini sudah ditahan.
Sedangkan untuk bandar judi yang diduga ikut terlibat dengan memprovokasi warga, polisi masih terus melakukan pengembangan. Karena itu para bandar judi di Kecamatan Dolok Pardamean terus diburu.
Sementara itu Sekretaris Camat Dolok Pardamean, Bangun Sihombing, mengatakan, kondisi di Desa Dolok Saribu, Kecamatan Dolok Pardamean sudah kembali normal dan masyarakat tidak lagi merasa ketakutan, pasca penangkapan yang dilakukan polisi terhadap warga yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan AKP A Siahaan.
“Sudah normal,masyarakat Desa Dolok Saribu sudah kembali bekerja di ladang sejak awal pekan lalu dan masyarakat sudah tidak ketakutan lagi,” pungkas Bangun.
(rsa)