alexametrics

Buruh Harian Ini Nekat Gadaikan Motor Sewa untuk Judi

loading...
Buruh Harian Ini Nekat Gadaikan Motor Sewa untuk Judi
Petugas menunjukkan tersangka dan barang bukti sepeda motor sewa yang digadaikan di Mapolsek Mlati, Sleman, Sabtu (6/6/2020). FOTO : IST
A+ A-
SLEMAN - Buruh harian di Sleman,W, 46, nekat mengadaikan motor rental yang disewanya untuk berjudi. Warga Dusun Candi, Desa Sumberdi, Kecamatan Mlati, Sleman itu pun kini meringkuk di sel tahanan Mapolsek Mlati, Sleman.

Kapolsek Mlati Kompol Hariyanto mengatakan peristiwa ini berawal saat W yang berprofesi sebagai buruh harian menyewa sepeda motor matic AB 3762 ZU milik Antonius Mujiyono, 66 warga Dusun Warak, Desa Sumberadi, Mlati, Selasa (10/3/2020). Sepeda motor itu disewa selama 10 hari engan harga Rp40.000 per hari. Alasan menyewa sepeda motor untuk keperluan PKL anak W di Magelang.

“Karena sudah saling kenal pemilik motor tidak keberatan, bahkan saat menyewa W tidak memakai jaminan apapun,” kata Hariyanto, Sabtu (6/6/2020)



Hanya saja saat jatuh tempo sewa, W tidak mengembalikan dan memberitahukan tentang kelanjutan sewa sepeda motor tersebut karena tidak ada kabar, kemudian mencoba menghubunginya. Namun tidak bisa. Sehingga pemilk motor curiga dan melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Mlati.

Petugas menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan. Di antaranya dengan meminta keterangan pelaku dan mengumpulkan data pendukung lainnya. Dari informasi tersebut berhasil mengetahui keberadaan W dan menangkapnya, di depan balai desa Sumberadi, Senin (11/5/2020) pukul 19.00 WIB.

“W dalam kasus ini dijerat pasal 372 KUHP tentang pengelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara," jelasnya.(Baca juga : Haedar Nashir: New Normal Tetap Harus Waspada dan Ikuti Protokol Kesehatan)

W didepan petugas mengaku sepeda motor matic itu digadikan kepada seorang Rp3 juta. Hasil gadian digunakan untuk judi. “Hasil uang gadai untuk modal judi,” akunya.
(nun)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak