BPOM Serang musnahkan hasil razia senilai Rp2,7 miliar

Jum'at, 24 Mei 2013 - 16:02 WIB
BPOM Serang musnahkan...
BPOM Serang musnahkan hasil razia senilai Rp2,7 miliar
A A A
Sindonews.com - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Serang, tahun 2012-2013, menemukan peredaran obat ilegal, jamu ilegal, kosmetik Ilegal dan makanan tidak layak konsumsi senilai Rp2,7 miliar.

Kepala Badan POM RI Lucky S Slamet mengatakn, untuk jenis kosmetik ilegal mencapai Rp1,974 miliar, pangan tidak memenuhi ketentuan sebesar Rp720,2 juta, obat kuat ilegal senilai Rp20,9 juta dan jamu ilegal senilai Rp13,5 juta.

Ia mengakum, Badan POM juga sebelumnya telah melakukan pemusnahan obat dan makanan ilegal di Pekan Baru, Bandar Lampung, DKI Jakarta, Palangkaraya, Palembang, Medan, Batam dan Semarang dengan total nilai keekonomian lebih dari Rp10 miliar.

"Untuk Balai POM di Serang ini juga, telah menangani 14 perkara yang ditindaklanjuti secara pro-justitia," akunya.

Lucky S Slamet berharap kepada Balai POM Serang, untuk tidak hanya melakukan pengawasan. Tetapi juga harus melakukan upaya, bagaimana mencegah peredaran barang ilegal tersebut.

"Harus juga dipikirkan bagaimana cara pencegahannya, bukan hanya pengawasan belaka," katanya.

Sementara itu, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah meminta kepada Badan POM agar mengintensifkan peredaran obat, dan makanan yang beredar di Provinsi Banten terutama peredaran makanan bagi jajanan anak-anak.

"Lebih penting lagi yang perlu diawasi yaitu peredaran makanan atau jajanan anak-anak," tutur Atut.

Atut juga menerangkan, Provinsi Banten memiliki letak geografis yang sangat strategis, yang dimungkinkan bisa banyak masuk obat-obatan.Karena memiliki banyak pelabuhan, memiliki bandar udara dan juga memiliki kawasan industri.

"Sehingga pengawasan obat dan makanan yang beredar harus diperketat," tegas Atut.
(stb)
Berita Terkait
Ketua DPD Minta Masyarakat...
Ketua DPD Minta Masyarakat Waspadai Makanan Berformalin Jelang Idul Fitri
Jokowi Nyaris Santap...
Jokowi Nyaris Santap Makanan Berformalin, Begini Kata Wakil Gubernur NTT
Awas! Makanan Berformalin...
Awas! Makanan Berformalin dan Pakai Pewarna Tekstil Ditemukan di Banyumas
Cek Makanan di Thamrin...
Cek Makanan di Thamrin 10, Dinas PPKUKM DKI Temukan Mi Berformalin
KPKP Gelar Sidak, Temukan...
KPKP Gelar Sidak, Temukan Makanan Berformalin dan Daging Busuk
Jokowi Nyaris Santap...
Jokowi Nyaris Santap Makanan Berformalin, Sandi Uno: Rantai Pasok di Labuan Bajo Belum Kuat
Berita Terkini
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
1 jam yang lalu
Bocah Perempuan di Bekasi...
Bocah Perempuan di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar, Polisi Sita Proyektil
1 jam yang lalu
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
3 jam yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
4 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
12 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
15 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved