Ruddin si pemuda Salomekko, ditemukan tewas membusuk
Jum'at, 22 Maret 2013 - 15:29 WIB
Ruddin si pemuda Salomekko, ditemukan tewas membusuk
A
A
A
Sindonews.com - Ruddin (35), seorang pemuda Dusun Calellang, Desa Mallimongeng, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, ditemukan tewas terapung di sungai Dusun Awangkenre tak jauh dari rumahnya.
Ruddin ditemukan tadi pagi sekira pukul 07.00 Wita, dengan kondisi yang mengenaskan. Pasalnya jasad pemuda tersebut ditemukan dalam kondisi membusuk.
Berdasarkan informasi dari warga, Aci, Ruddin tewas saat memancing di sungai arus deras disertai hujan, dua hari lalu. Korban sudah tak pulang sejak dua hari lalu.
"Korban ditemukan oleh saudaranya bernama Aswan yang sudah dua hari tidak pernah pulang kerumahnya. Sejak ditemukan korban, pihak kepolisian dan Puskesmas Salomekko mendatangi lokasi kejadian melakukan visum," jelas Aci di TKP, Jumat (22/3/2013).
Menurut Aci, saat ini jenazah Ruddin sudah diambil pihak keluarganya. Korban juga dinyatakan telah dikebumikan di dekat rumahnya di Dusun Calellang.
Sementara itu, Kapolsek Salomekko, AKP Sepri mengatakan, korban sebelumnya meminta kepada neneknya untuk pergi memancing. Selama dua hari tersebut, keluarga korban juga mengaku panik dengan kehilangan salah satu anggota keluarganya itu.
"Diduga korban mengalami penyakit epilepsi, kemudian terjatuh. Peristiwa ini murni kecelakaan," ujar Sepri saat dikonfirmasi melalui via ponselnya.
Ruddin ditemukan tadi pagi sekira pukul 07.00 Wita, dengan kondisi yang mengenaskan. Pasalnya jasad pemuda tersebut ditemukan dalam kondisi membusuk.
Berdasarkan informasi dari warga, Aci, Ruddin tewas saat memancing di sungai arus deras disertai hujan, dua hari lalu. Korban sudah tak pulang sejak dua hari lalu.
"Korban ditemukan oleh saudaranya bernama Aswan yang sudah dua hari tidak pernah pulang kerumahnya. Sejak ditemukan korban, pihak kepolisian dan Puskesmas Salomekko mendatangi lokasi kejadian melakukan visum," jelas Aci di TKP, Jumat (22/3/2013).
Menurut Aci, saat ini jenazah Ruddin sudah diambil pihak keluarganya. Korban juga dinyatakan telah dikebumikan di dekat rumahnya di Dusun Calellang.
Sementara itu, Kapolsek Salomekko, AKP Sepri mengatakan, korban sebelumnya meminta kepada neneknya untuk pergi memancing. Selama dua hari tersebut, keluarga korban juga mengaku panik dengan kehilangan salah satu anggota keluarganya itu.
"Diduga korban mengalami penyakit epilepsi, kemudian terjatuh. Peristiwa ini murni kecelakaan," ujar Sepri saat dikonfirmasi melalui via ponselnya.
(rsa)