Proyek Tol rusak sawah & saluran irigasi

Sabtu, 26 Januari 2013 - 04:42 WIB
Proyek Tol rusak sawah...
Proyek Tol rusak sawah & saluran irigasi
A A A
Sindonews.com - Pembangunan proyek tol Solo-Kertosono yang melintas di Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, diprotes para petani di lima desa. Pelaksanaannya dituding merusak saluran irigasi dan materialnya masuk ke sawah.

Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pengguna Air (GP3) Tri Mandiri Sejahtera, Samidi mengatakan, areal persawahan di Kecamatan Ngemplak, yang terganggu proyek tol adalah Desa Donohudan, Sindon, Ngesrep, Pandeyan dan Sawahan. Selain merusak saluran irigasi, sebagian lahan tidak dapat digarap karena luberan material proyek.

"Ini namanya sudah menyerobot sawah petani yang merupakan lahan produktif," ungkapnya, di Jawa Tengah, Jumat 25 Januari 2013.

Jika ditotal, lahan pertanian yang rusak sudah mencapai puluhan hektar. Keadaan semakin diperparah karena saluran irigasi yang dibuatkan pelaksana proyek, dinilai tidak sesuai dengan ketentuan.

Saluran air yang semestinya dibuat dengan lebar minimal satu meter, kenyataannya lebih sempit mengingat hanya 60 centimeter. Saluran irigasi yang tertutup bangunan tol juga dipersoalkan. Sebab setelah proyek selesai, maka perawatan saluran menjadi tanggungjawab petani.

"Irigasi jelas tidak berfungsi, bagaimana bisa membersihkan lumpur yang menyumbat kalau tertutup," tegasnya.

Petugas pembantu Koperbal PSDA wilayah Gandul, Sugeng Mulyono mengatakan, gorong-gorong dibangun sempit dan tertutup sulit dibersihkan dan mudah mampat.

Wakijo (47), petani asal Desa Sawahan melanjutkan, lahan pertaniannya yang terkena proyek tol hanya lima meter persegi. Namun dampaknya cukup besar mengingat sebagian lahan tidak bisa ditanami.

Sementara, ganti rugi dari pelaksana proyek tidak ada kejelasan. "Yang kena tol belum dibayar, kok sudah ditabrak dengan buldozer. Akibatnya tidak bisa ditanami, apalagi sisa-sisa material dibuang sembarangan," terang Wakijo.

Jika tidak segera ada penyelesaian, ribuan petani bakal menggelar demo besar-besaran dalam waktu dekat.
(mhd)
Berita Terkait
Gunakan Mortar Busa...
Gunakan Mortar Busa Ringan, Perbaikan Jalan TAA Dikebut
Siap Kontrak Jalan Daerah...
Siap Kontrak Jalan Daerah Rp7,2 Triliun, PUPR: Kita Bahagiakan Orang yang Tak Bisa Pakai Tol
Proyek Jalan Tol Baleno...
Proyek Jalan Tol Baleno Seksi 3 Dikebut, Ditarget Selesai Juni 2024
Pemilik Lahan Belum...
Pemilik Lahan Belum Sepakat Soal Harga, Pembangunan Jalan Baru di Padalarang Terhambat
Pembangunan Jalan Dinilai...
Pembangunan Jalan Dinilai Solusi Mudahkan Akses bagi Masyarakat
Bahas Jalan, Rapat DPRD...
Bahas Jalan, Rapat DPRD Bone dan Masyarakat Desa Usa dan Mico Memanas
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
9 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
11 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
11 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
24 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
47 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved