Selama 2 tahun harta Aher bertambah Rp1 M

Rabu, 23 Januari 2013 - 00:16 WIB
Selama 2 tahun harta...
Selama 2 tahun harta Aher bertambah Rp1 M
A A A
Sindonews.com - Selama dua tahun, jumlah kekayaan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) bertambah Rp1 miliar. Kini, total keseluruhan harta Aher sebanyak Rp4,5 miliar.

Hal itu hasil klarifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap laporan kekayaan yang disampaikan Heryawan sebagai syarat untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jabar. Heryawan merupakan incumbent yang berpasangan dengan Deddy Mizwar di Pilkada Jabar.

"Selama dua tahun (2010-2012) nambah satu M-an (miliar)," kata Heryawan, usai menerima KPK, di Gedung Pakuan, Jabar, Selasa (22/1/2013).

Dia menjelaskan, dari laporan kekayaan kepada KPK pada 2010, penambahan hanyaRp1 miliar. Dari hasil klarifikasi dilakukan Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono bersama tiga petugas KPK dari bidang pencegahan korupsi, ditemukan ada penambahan meski tidak signifikan.

KPK menemukan rekening Rp78 ribu yang lupa dilaporkan Heryawan kepada KPK. Heryawan menjelaskan, rekining Rp78 ribu itu adalah rekening zaman kuliahnya dulu ketika di Institut Pertanian Bogor (IPB). Sebenarnya, rekening di Bank Mandiri itu akan ditutupnya.

"Dulu waktu kuliah di IPB untuk bayar kuliah itu kan harus buka rekening. Kemudian rekening itu belum disampaikan di sini (laporan ke KPK). Saat dilaporkan barusan saldonya hanya Rp78 ribu," terang Heryawan.

Menurutnya, rekening tersebut dulunya berfungsi sebagai tempat transit uang sebelum dibayarkan ke IPB. Namun karena hingga kini masih ada saldonya, maka dia pun memasukan laporan saat KPK melakukan klarifikasi.

"Sehingga sebagai warga negara yang baik, sedikit apapun harta kekayaan harus dilaporkan, sekecil apapun yah," tandasnya.

Mengenai rincian total harta Rp4,5 miliar, Heryawan menuturkan harta tersebut terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak mulai dari tabungan, tumah, tanah, dan sawah, kolam, kendaraan, dan lainnya. "Ada dollar 36 ribu," katanya.

Sementara Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono mengakui hasil klarifikasi itu memang tidak menunjukkan perubahan jumlah harta yang signifikan. "Ini hanya verifikasi bukan pemeriksaan atau penyidikan," tandasnya.

Klarifikasi harta kekayaan tersebut berlangsung sekira 1 jam, dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.
(maf)
Berita Terkait
KPU Terima Perbaikan...
KPU Terima Perbaikan Berkas 4 Paslon Cagub-Cawagub Jabar
Ridwan Kamil Buka-bukaan...
Ridwan Kamil Buka-bukaan Sebut Mudah Menang jika Maju Pilkada Jabar
PDIP Bakal Usung Figur...
PDIP Bakal Usung Figur Kejutan di Pilgub Jabar, Siapa Itu?
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Paslon Cagub Jabar 2024, Ada yang dari SD hingga S3 di Luar Negeri
Pilkada, Ini Tujuh Sosok...
Pilkada, Ini Tujuh Sosok Pjs Bupati/Wali Kota yang Dikukuhkan Ridwan Kamil
Ilham Habibie Sowan...
Ilham Habibie Sowan ke DPP PKS Pagi Ini, Bahas Apa?
Berita Terkini
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
2 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
2 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
3 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
3 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
4 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
4 jam yang lalu
Infografis
14 Aktivis Asing yang...
14 Aktivis Asing yang Dibunuh Israel selama 20 Tahun Terakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved