MKGR Surabaya pecah

Jum'at, 18 Januari 2013 - 20:04 WIB
MKGR Surabaya pecah
MKGR Surabaya pecah
A A A
Sindonews.com - Aroma perpecahan terjadi menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) Organisasi Masyarakat (Ormas) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Surabaya.

Ormas underbow Partai Golkar ini terpecah menjadi beberapa faksi. Beberapa calon yang muncul memiliki dukungan yang kuat untuk menjadi Ketua DPC MKGR Surabaya, periode 2013-2018.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Muscab MKGR Surabaya ini sedianya akan dihelat pada tanggal 20 Januari 2013. Sejumlah nama pun mulai muncul. Sebut saja, Adam Rusydi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Masika ICMI Jatim.

Alumni HMI ini mengklaim telah didukung 15 PAC MKGR se-Surabaya. Kemudian Arif Fathoni, SH yang juga salah satu Wakil Ketua KNPI Jatim juga memiliki kans yang kuat untuk merebut kursi DPC MKGR Surabaya.

Mantan aktifis LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi) ini sudah melakukan konsolidasi ke sejumlah PAC. Ketua DPC MKGR Surabaya Adies Kadir ini tidak menepis jika adanya perpecahan di Ormas MKGR. Menurutnya, kondisi tersebut adalah yang biasa.

"Itu hal yang biasa. Baik MKGR maupun Golkar atau ormasy-ormasy yang lain menjelang Muscab ini adalah panas. Kalau tidak terpecah-pecah nanti khan calonnya sedikit," kata Adies, Jumat (18/1/2013).

Jadi, lanjut Anggota DPRD Kota Surabaya ini, kondisi MKGR memang dibiarkan saja terpecah-pecah. Artinya menunjukkan nuansa demokrasi di ormas tersebut hidup. Saat ini, katanya ada tiga calon kuat yang mengerucut. Yakni Arif Fathoni, Adam Rusydi dan Wiesa Nanda Tamin Wakil Ketua AMPG. Wiesa sendiri disebut-sebut sebagai pendatang baru dan bakal menjadi kuda hitam.

"Mereka kita lepas semuanya biarkan berdemokrasi. Ini pintar-pintar mereka. Kalau dibimbing terus tidak pintar dalam berpolitik. Kita lihat bagaimana untuk mengkonsolidasikan PAC-PAC," katanya.

Dia juga berharap dalam Muscab terjadi aklamasi. Hal itu sesuai dengan nama dari MKGR sendiri.

"Saya kira kalau nanti terjadi aklamasi sangatlah bagus. Kalau memang bisa dimusyawarahkan monggo-monggo saja. Tapi kalau harus Voting juga tidak ada masalah," tandasnya.

Sementara itu, salah satu bakal calon Ketua DPC MKGR Surabaya, Adam Rusydi mengaku sependapat jika dalam Mucab tersebut terjadi Aklamasi dalam pemilihan Calon. Sebab, nama MKGR sendiri adalah musyawarah untuk Gotong Royong. Meski demikian, Sekretaris KNIPI Jatim ini mengaku sudah mendapat dukungan dari 15 PAC.

"Muscab ini lebih baik aklamasi agar menepis anggapan perpecahan yang terjadi di MKGR Surabaya. Terlebih lagi saat ini menjelang Pilgub Jatim jadi harus menyolidkan barisan," tukasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Sekprov Sulsel Dorong...
Sekprov Sulsel Dorong Pelibatan LSM dan Ormas Kebut Vaksinasi Covid-19
Gabungan Ormas Bekasi...
Gabungan Ormas Bekasi Minta LSM Jaga Kondusifitas Iklim Investasi
Temui Perwakilan Ormas...
Temui Perwakilan Ormas dan LSM, DPRD Kendal Siap Tuntaskan Agenda Reformasi Birokrasi
Buntut Demo Anarkis...
Buntut Demo Anarkis di Mapolda Jabar, Ketua Umum GMBI Jadi Tersangka
Mencekam, Ini Penampakan...
Mencekam, Ini Penampakan usai Bentrok Massa GMBI dengan Koalisi LSM Karawang
7 Orang Terduga Pelaku...
7 Orang Terduga Pelaku Pengeroyokan Anggota GMBI dan Perusakan Mobil di Karawang Ditangkap
Berita Terkini
Soal Putusan PTUN, Pengacara:...
Soal Putusan PTUN, Pengacara: Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
16 menit yang lalu
24 Penumpang KM Nurul...
24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
39 menit yang lalu
Jelang Pelimpahan Tersangka...
Jelang Pelimpahan Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti, Brimob Bersenjata Lengkap Berjaga
1 jam yang lalu
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
1 jam yang lalu
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
2 jam yang lalu
Marak Kepala Daerah...
Marak Kepala Daerah Terjerat OTT, Mendagri Dorong Pembatasan Biaya Kampanye
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved