Rusak parah, jalur Pantura di Pati ditutup

Jum'at, 18 Januari 2013 - 18:44 WIB
Rusak parah, jalur Pantura...
Rusak parah, jalur Pantura di Pati ditutup
A A A
Sindonews.com - Ruas jalur Pantura mulai sepanjang Jalan Kyai Pupus menuju Jalan Syech Jangkung, Desa Gajahmati, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, ditutup untuk sementara.

Sebab kondisi jalur lalu lintas khusus angkutan berat penghubung Surabaya-Jakarta tersebut rusak parah. Selain terlihat bergelombang, kerusakan tersebut berupa adanya lubang menganga besar di badan jalan hingga ratusan meter.

Kepala Balai Pelaksana Teknik (BPT) Bina Marga Wilayah Pati, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, Noor Mustakim mengatakan, penutupan jalan tersebut sudah berjalan sepekan terakhir. Langkah tersebut ditempuh agar kerusakan jalan di jalur tersebut tidak semakin parah.

Karena jalan ditutup, maka untuk sementara waktu arus lalulintas angkutan berat di sepanjang jalur tersebut terpaksa dialihkan. Jika semula melewati Jalan Kyai Pupus-Syech Jangkung, maka kini kendaraan berat berupa truk tronton dan bus-bus besar dialihkan ke Jalan Panunggulan-Jalan Syech Jangkung.

“Kalau kendaraan berat dibiarkan tetap melintas, maka kerusakannya bisa tambah parah. Untuk sementara badan jalan yang rusak kita tutup dengan batu belah dan kricak,” kata Mustakim, di Pati, Jumat (18/1/2013).

Proses perbaikan ruas jalan yang rusak tersebut, kata Mustakim sudah dianggarkan tahun 2013 ini. Namun saat ini, masih masih menunggu proses lelang yang berlangsung hingga Februari. Dia memperkirakan, proses perbaikan bisa dikerjakan awal Maret 2013. Itupun dengan catatan tidak ada lelang ulang.

“Kalau ada lelang ulang, maka proses perbaikannya bisa molor,” jelasnya.

Seorang sopir truk tronton bernopol L 9775 US, Kasmudi, mengaku tidak mempermasalahkan penutupan sepanjang Jalan Kyai Pupus menuju Jalan Syech Jangkung. Sebab langkah tersebut tidak begitu menganggu kelancaran arus lalu lintas kendaraan berat dari arah Surabaya-Jakarta maupun sebaliknya.

“Tapi harapan kita, proses perbaikannya bisa berjalan cepat. sebab biasanya kita memang lewat di jalan itu,” harapnya.
(rsa)
Berita Terkait
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Poros Antang Kian Memprihatinkan
Mirip Kubangan Kerbau,...
Mirip Kubangan Kerbau, Jalan Tani Raya Pringsewu Dikeluhkan Warga
Curah Hujan Tinggi,...
Curah Hujan Tinggi, Jalan Pematangsiantar Menuju Tapanuli Terancam Amblas
Rusak Parah, 8 Titik...
Rusak Parah, 8 Titik Jalan Trans Merauke-Tanah Merah Sebabkan Kemacetan
Usai Digenangi Banjir,...
Usai Digenangi Banjir, Jalan Trans Provinsi di Wajo Rusak Parah
Warga Keluhkan Jalan...
Warga Keluhkan Jalan Penghubung Dua Desa di Lutra yang Rusak Parah
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved