10 ribu nelayan Pelabuhanratu menganggur

Kamis, 03 Januari 2013 - 00:12 WIB
10 ribu nelayan Pelabuhanratu...
10 ribu nelayan Pelabuhanratu menganggur
A A A
Sindonews.com - Sedikitnya 10 ribu nelayan di Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), tidak lagi melaut sejak satu bulan terakhir. Kondisi ini terjadi akibat cuaca ekstrim, karena telah masuk musim angin barat.

Berdasarkan data Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), jumlah nelayan yang tidak melaut akibat didera cuaca ektrim dipekirakan mencapai 60 persen dari total nelayan yang beroperasi, di Teluk Pelabuhanratu sekitar 16 ribu orang.

Sementara yang masih tetap beroperasi hingga kini meupakan nelayan yang menggunakan perahu long land, rumpon dan congkreng.

“Untuk nelayan yang menggunakan perahu bermesin dibawah 50 GT, umumnya tidak lagi melaut. Karena biasanya perahu-perahu seperti itu sangat rawan terkena guncangan di tengah gelombang laut pada musim angin barat ini,” kata Ketua HNSI Cabang Sukabumi, Dede Ola, di Pelabuhanratu, Sukabumi, Jabar, Rabu (2/1/2013).

Selain membahayakan keselamatan nelayan, angin barat juga mengakibatkan ikan-ikan tangkapan beralih ke lautan lepas, sehingga cenderung mengalami paceklik. Akibat kondisi tersebut, jika dipaksakan melaut maka nelayan akan mengalami kerugian.

“Biaya melaut dengan penghasilan tidak sebanding. Kami perkirakan kondisi seperti ini akan berlangsung hingga pertengahan tahun 2013 nanti,” ucapnya.

Data pada Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhanratu menunjukkan saat ini produksi ikan segara hanya mencapai 10 ton per hari. Padahal dalam kondisi stabil, produksi ikan segar mampu mencapai 50 ton per hari. Sedangkan pada musim panen, produksi ikan bisa menghasilkan 200 ton.

Adang, salah seorang nelayan mengatakan, sebagian besar nelayan beralih profesi menjadi tukang ojek hingga kuli bangunan. Pekerjaan itu terpaksa digeluti sambil menunggu berakhirnya musim paceklik akibat angin barat.

“Untuk menutupi kebutuhan makan, kami mengandalkan bantuan beras dari Dinas Kelautan dan Perikanan setempat,” katanya.
(maf)
Berita Terkait
3 Hari Menghilang, 2...
3 Hari Menghilang, 2 Nelayan di Pesisir Barat Lampung Akhirnya Ditemukan
Dua Nelayan NTT Terdampar...
Dua Nelayan NTT Terdampar di Depan Kantor KBRI Oekusi
Nelayan Pangkep Terdampar...
Nelayan Pangkep Terdampar di Bali Setelah 15 Hari Terombang-ambing di Laut
Dihantam Ombak Besar...
Dihantam Ombak Besar di Perairan Wonggarasi Timur, 5 Nelayan Selamat 1 Hilang
Tiga Hari Hilang saat...
Tiga Hari Hilang saat Melaut, Nelayan Asal Maros Ditemukan Tewas
Nelayan Bintan yang...
Nelayan Bintan yang Hanyut 7 Hari Akhirnya Kembali ke Rumah
Berita Terkini
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
23 menit yang lalu
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
36 menit yang lalu
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
44 menit yang lalu
Tragis! Pria Ditemukan...
Tragis! Pria Ditemukan Tewas Akibat Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas Jakpus
1 jam yang lalu
Perkuat Basis Elektoral...
Perkuat Basis Elektoral melalui Ketokohan dan Pelayanan Masyarakat di Sulsel, Perindo Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan
1 jam yang lalu
Kunjungi Candi Prambanan,...
Kunjungi Candi Prambanan, Prabowo Pamerkan Mahakarya Peradaban Dunia ke PM Modi
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved