Sewindu tsunami, Aceh kibarkan bendera setengah tiang

Selasa, 25 Desember 2012 - 14:53 WIB
Sewindu tsunami, Aceh...
Sewindu tsunami, Aceh kibarkan bendera setengah tiang
A A A
Sindonews.com - Memperingati delapan tahun bencana tsunami yang melanda Aceh, masyarakat mengibarkan bendera setengah tiang. Diketahui, dalam bencana tersebut, lebih dari 200 ribu korban jiwa meninggal dunia.

Untuk mengenang peristiwa tersebut, Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Zaini Abdullah menginstruksikan, agar di seluruh Aceh mengibarkan bendera setengah tiang, termasuk jajaran pemerintahan, swasta, dan masyarakat.

"Kibarkan bendera merah-putih setengah tiang untuk mengenang dan menghormati korban tsunami delapan tahun silam," sebutnya dalam surat edaran.

Kepala bagian Humas Pemerintah Aceh Usamah El-Madny menyatakan, instruksi itu dituangkan dalam surat edaran yang dikirim ke seluruh instansi pemerintah, lembaga swasta di Provinsi Aceh.

Instruksi pengibaran bendera setengah tiang juga karena Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menetapkan gempa dan tsunami Aceh sebagai musibah nasional.

Apalagi tsunami Aceh kan telah ditetapkan oleh Presiden sebagai musibah nasional, “pengibaran bendera setengah tiang ini sebagai tanda berkabung," kata Usamah, di Banda Aceh, Selasa (25/12/2012).

Usamah berharap instruksi gubernur berjalan baik. Instansi pemerintah, swasta mengibar bendera. Pengibaran bendera setengan tiang ini akan dimulai sejak pukul 06.00 WIB besok hingga pukul 18.00 WIB. Pusat peringatan tsunami tahun ini dipusatkan di kompleks Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar.

Diperkirakan ribuan warga akan menghadiri zikir dan doa bersama di Krueng Raya. Selain itu, warga dari berbagai etnis dan lintas agama akan memanjat doa di kuburan-kuburan massal.

Sebagaimana diketahui Aceh 26 Desember delapan tahun lalu, diguncang gempa berkekuatan 9,3 SR sekitar 160 km sebelah barat Aceh dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa itu memicu tsunami setinggi sembilan meter.

Akibat bencana itu diperkirakan mengakibatkan 230.000 orang tewas di delapan negara. Negara yang terkena dampaknya yakni Indonesia, Sri Lanka, India, dan Thailand.
(maf)
Berita Terkait
Tiga Bulan Dibentuk,...
Tiga Bulan Dibentuk, Kinerja Tim Implementasi MoU Helshinki Dipertanyakan
ACT Terus Dampingi dan...
ACT Terus Dampingi dan Siapkan Pangan Untuk Penyintas Rohingya di Aceh
Ibu Rumah Tangga Ini...
Ibu Rumah Tangga Ini Nekat Pasok Sabu untuk Suami di Rutan
Bencana Banjir Terjang...
Bencana Banjir Terjang Aceh Barat, Ribuan Rumah Terendam
Demi Daging Meugang,...
Demi Daging Meugang, Warga Subussalam Aceh Rela Berdesakan di Pasar Sejak Subuh
Gelombang Tinggi Hantam...
Gelombang Tinggi Hantam Aceh Barat Daya, 38 Rumah Ambruk
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Negara Kedua...
Indonesia Negara Kedua Paling Rentan Digulung Tsunami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved