PT KAI bongkar ratusan kios di Stasiun Citayam
Senin, 24 Desember 2012 - 10:25 WIB
PT KAI bongkar ratusan kios di Stasiun Citayam
A
A
A
Sindonews.com - Petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan pembongkaran kios terhadap puluhan pedagang di Stasiun Citayam. Hal itu diilakukan setelah PT KAI melayangkan surat teguran pengosongan kios.
Seorang pedagang warung kopi Wangsih (57) mengaku, sudah berdagang di sana selama 15 tahun dan sudah mendapatkan banyak pelanggan. Karena itu, dia mengaku sedih saat kiosnya harus dibongkar.
"Sedih sekali, karena belum tahu saya mau pindah kemana, bahkan masih ada satu tahun sisa sewa kontrakan, tapi uangnya belum dikembalikan oleh pemilik kios Pak H Nding. Setahunnya Rp6,5 juta," ungkapnya, di lokasi, Senin (24/12/12).
Sementara itu Humas PT KAI DAOPS I Mateta Rizalulhaq mengatakan, pembongkaran tersebut merupakan lanjutan pembongkaran di wilayah Bogor, Cilebut, Stasiun Depok Baru, dan tempat lainnya. Sejauh ini, Mateta mengklaim pembongkaran jauh lebih kondusif karena para penyewa kios membongkar kiosnya sendiri.
"Citayam, Klender, Bekasi sudah. Di Citayam bongkar sendiri, masa sewa sudah habis, tentu kalau masih ada kami menghormati, kita balikkan sisa sewanya," kata Mateta.
Mateta menambahkan, sedikitnya terdapat 63 kios yang dibongkar hari ini, sementara target pembongkaran sebanyak 104 kios. Nantinya, lanjut Mateta, pihaknya akan mengembalikan hak penumpang terhadap peron.
"63 kios, targetnya 104. Dibongkar bertahap. Semua peron akan dibersihkan dari PKL dan haknya akan dikembalikan kepada penumpang," ungkapnya.
Seorang pedagang warung kopi Wangsih (57) mengaku, sudah berdagang di sana selama 15 tahun dan sudah mendapatkan banyak pelanggan. Karena itu, dia mengaku sedih saat kiosnya harus dibongkar.
"Sedih sekali, karena belum tahu saya mau pindah kemana, bahkan masih ada satu tahun sisa sewa kontrakan, tapi uangnya belum dikembalikan oleh pemilik kios Pak H Nding. Setahunnya Rp6,5 juta," ungkapnya, di lokasi, Senin (24/12/12).
Sementara itu Humas PT KAI DAOPS I Mateta Rizalulhaq mengatakan, pembongkaran tersebut merupakan lanjutan pembongkaran di wilayah Bogor, Cilebut, Stasiun Depok Baru, dan tempat lainnya. Sejauh ini, Mateta mengklaim pembongkaran jauh lebih kondusif karena para penyewa kios membongkar kiosnya sendiri.
"Citayam, Klender, Bekasi sudah. Di Citayam bongkar sendiri, masa sewa sudah habis, tentu kalau masih ada kami menghormati, kita balikkan sisa sewanya," kata Mateta.
Mateta menambahkan, sedikitnya terdapat 63 kios yang dibongkar hari ini, sementara target pembongkaran sebanyak 104 kios. Nantinya, lanjut Mateta, pihaknya akan mengembalikan hak penumpang terhadap peron.
"63 kios, targetnya 104. Dibongkar bertahap. Semua peron akan dibersihkan dari PKL dan haknya akan dikembalikan kepada penumpang," ungkapnya.
(rsa)