Didesak mundur kantor Aceng tampak sepi
Jum'at, 21 Desember 2012 - 14:18 WIB
Didesak mundur kantor Aceng tampak sepi
A
A
A
Sindonews.com - Menyusul hari penentuan nasib Aceng Fikri sebagai Bupati Garut, hari ini DPRD Garut menggelar kembali rapat paripurna untuk mendengarkan pendapat dari fraksi yang ada di DPRD.
Walau menjadi sasaran para penguncuk rasa yang menentang Aceng untuk segera lengser dari jabatannya, tidak terlalu membuat efek yang besar bagi para pegawai dan staf di kantor Bupatiu Garut.
"Kita aktivitas biasa saja, ada yang di pendopo. Kehadiran bupati juga sesuai jadwal. Kalau perlu ke kantor ya ke kantor atau langsung dari rumah dinasnya menuju lapangan," kata staf Tata Usaha Bupati Garut Endah, yang menempati ruang kerja yang bersebelahan dengan ruang kerja Bupati Aceng, Jumat (21/12/2012).
Dia menambahkan, kalau saat ini Aceng sedang ada dinas di Bandung, Jawa Barat. Oleh sebab itu, katanya, ruangan mantan suami siri Fani Oktora itu nampak sepi di ruangannya.
"Beliau lagi dinas di luar kota," katanya.
Sekedar informasi, ruang kerja bupati berada di lantau dua, pintunya tertutup rapat. Ruang tamu yang diisi sofa dan meja plakat, tampak bersih. Di bagian dinding menggantung lukisan besar seorang perempuan mirip pahlawan Dewi Sartika.
Sementara di lantai satu terdapat beberapa ruangan yang juga tertutup rapat. Beberapa petugas Satpol PP dan kepolisian dari Polres Garut, tampak berjaga.
Endah juga mengaku tidak terganggu dengan adanya demonstrasi. Hanya saja diakuinya suasananya lain dari biasa dengan banyaknya penjagaan yang dilakukan kepolisian.
Saat ini DPRD akan menggelar Rapat Paripurna tentang dugaan pelanggaran etika dan aturan perundangan yang dilakukan Bupati Garut Aceng Fikri terus bergulir. Lewat rapat ini nasib Aceng Fikri ditentukan.
Apakah Aceng Fikri itu masih layak atau tidak memimpin Garut?
Walau menjadi sasaran para penguncuk rasa yang menentang Aceng untuk segera lengser dari jabatannya, tidak terlalu membuat efek yang besar bagi para pegawai dan staf di kantor Bupatiu Garut.
"Kita aktivitas biasa saja, ada yang di pendopo. Kehadiran bupati juga sesuai jadwal. Kalau perlu ke kantor ya ke kantor atau langsung dari rumah dinasnya menuju lapangan," kata staf Tata Usaha Bupati Garut Endah, yang menempati ruang kerja yang bersebelahan dengan ruang kerja Bupati Aceng, Jumat (21/12/2012).
Dia menambahkan, kalau saat ini Aceng sedang ada dinas di Bandung, Jawa Barat. Oleh sebab itu, katanya, ruangan mantan suami siri Fani Oktora itu nampak sepi di ruangannya.
"Beliau lagi dinas di luar kota," katanya.
Sekedar informasi, ruang kerja bupati berada di lantau dua, pintunya tertutup rapat. Ruang tamu yang diisi sofa dan meja plakat, tampak bersih. Di bagian dinding menggantung lukisan besar seorang perempuan mirip pahlawan Dewi Sartika.
Sementara di lantai satu terdapat beberapa ruangan yang juga tertutup rapat. Beberapa petugas Satpol PP dan kepolisian dari Polres Garut, tampak berjaga.
Endah juga mengaku tidak terganggu dengan adanya demonstrasi. Hanya saja diakuinya suasananya lain dari biasa dengan banyaknya penjagaan yang dilakukan kepolisian.
Saat ini DPRD akan menggelar Rapat Paripurna tentang dugaan pelanggaran etika dan aturan perundangan yang dilakukan Bupati Garut Aceng Fikri terus bergulir. Lewat rapat ini nasib Aceng Fikri ditentukan.
Apakah Aceng Fikri itu masih layak atau tidak memimpin Garut?
(mhd)