Hasil Pansus ditunda, massa meradang
Rabu, 19 Desember 2012 - 17:02 WIB
Hasil Pansus ditunda, massa meradang
A
A
A
Sindonews.com - Belum finalnya hasil Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut terkait nasib Bupati Garut Aceng Fikri membuat massa diluar Gedung DPRD meradang.
Ribuan massa yang mengetahui hasil rapat belum jelas, maju dan merangsek berhadapan langsung dengan ratusan aparat keamanan yang berjaga. Antara massa dan aparat hanya dibatasi kawat berduri.
Ketegangan berlangsung sekira 30 menit. Massa berusaha memprovokasi polisi, beberapa orang tampak berusaha menerobos barisan polisi.
Namun ketegangan berhasil diredakan setelah ratusan polisi dan Brimob melakukan aksi simpatik dengann mengajak seluruh anggota duduk dan membacakan asmaul husna yang dipimpin Bripka Nurul Alam.
"Daripada berteriak-teriak, kita Sat Brimob Polda Jabar akan menggemakan asmaul husna. Allah lebih tahu yang terbaik," kata Bripka Nurul, yang memakai pakaian anti rusuh, Rabu (19/12/2012).
Semua aparat kepolisian pun duduk dan larut menggemakan asmaul husna. Lalu, aksi ini diikuti oleh ribuan demonstran. Sekira pukul 16.30 WIB, secara perlahan massa pun bubar.
Kericuhan untuk sementara bisa dihindari. Tetapi massa mengancam akan mendatangi massa yang lebih besar lagi ketika DPRD menggelar rapat pandangan fraksi Jumat 21 Desember 2012 nanti.
Ribuan massa yang mengetahui hasil rapat belum jelas, maju dan merangsek berhadapan langsung dengan ratusan aparat keamanan yang berjaga. Antara massa dan aparat hanya dibatasi kawat berduri.
Ketegangan berlangsung sekira 30 menit. Massa berusaha memprovokasi polisi, beberapa orang tampak berusaha menerobos barisan polisi.
Namun ketegangan berhasil diredakan setelah ratusan polisi dan Brimob melakukan aksi simpatik dengann mengajak seluruh anggota duduk dan membacakan asmaul husna yang dipimpin Bripka Nurul Alam.
"Daripada berteriak-teriak, kita Sat Brimob Polda Jabar akan menggemakan asmaul husna. Allah lebih tahu yang terbaik," kata Bripka Nurul, yang memakai pakaian anti rusuh, Rabu (19/12/2012).
Semua aparat kepolisian pun duduk dan larut menggemakan asmaul husna. Lalu, aksi ini diikuti oleh ribuan demonstran. Sekira pukul 16.30 WIB, secara perlahan massa pun bubar.
Kericuhan untuk sementara bisa dihindari. Tetapi massa mengancam akan mendatangi massa yang lebih besar lagi ketika DPRD menggelar rapat pandangan fraksi Jumat 21 Desember 2012 nanti.
(ysw)