Tolak relokasi, pedagang Pasar Blimbing bertahan
Senin, 17 Desember 2012 - 12:56 WIB
Tolak relokasi, pedagang Pasar Blimbing bertahan
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan pedagang Pasar Blimbing, Kota Malang, memprotes rencana relokasi pedagang ke penampungan. Mereka akan tetap bertahan dan akan menolak rencana pemagaran pasar.
Sehari sebelumnya, para pedagang mendapat selebaran dari Pemkot Malang yang intinya meminta pedagang secepatnya pindah ke pasar penampungan sementara di kawasa Kelurahan Pandanwangi.
"Kami tidak pernah diberitahu secara resmi," kata Subardi, Senin (17/12/2012).
Karena protes ratusan pedagang, rencana pemagaran pasar ini pun batal dilakukan hari. Salah satu perwakilan pedagang dipanggil ke Pemkot Malang untuk berunding.
Sementara ratusan pedagang lainnya memilih bergerombol di halaman pasar dan meminta Kepala UPT Pasar Blimbing menjelaskan pemindahan kantor pasar ke pasar penampungan sementara.
Kepala UPT Pasar Blimbing, Tumiran, mengaku pindahnya kantor pasar dan penghentian penarikan retribusi pasar adalah perintah atasannya.
"Kami hanya mematuhi perintah atasan," katanya di depan para pedagang.
Sementara itu, para pedagang yang menolak pindah ke pasar penampungan sepakat untuk menarik iuran sendiri dan membersihkan sampah.
"Kami juga siap untuk mandiri jika pemkot tak mau menarik retribusi lagi," ujar Subardi.
Bahkan, Subardi juga meminta kepada para pedagang untuk tidak melakukan tindakan anarkis jika ada petugas yang memagari pasar. Para pedagang diminta mengambil foto mereka dan akan dilaporkan ke Komnas HAM.
Sehari sebelumnya, para pedagang mendapat selebaran dari Pemkot Malang yang intinya meminta pedagang secepatnya pindah ke pasar penampungan sementara di kawasa Kelurahan Pandanwangi.
"Kami tidak pernah diberitahu secara resmi," kata Subardi, Senin (17/12/2012).
Karena protes ratusan pedagang, rencana pemagaran pasar ini pun batal dilakukan hari. Salah satu perwakilan pedagang dipanggil ke Pemkot Malang untuk berunding.
Sementara ratusan pedagang lainnya memilih bergerombol di halaman pasar dan meminta Kepala UPT Pasar Blimbing menjelaskan pemindahan kantor pasar ke pasar penampungan sementara.
Kepala UPT Pasar Blimbing, Tumiran, mengaku pindahnya kantor pasar dan penghentian penarikan retribusi pasar adalah perintah atasannya.
"Kami hanya mematuhi perintah atasan," katanya di depan para pedagang.
Sementara itu, para pedagang yang menolak pindah ke pasar penampungan sepakat untuk menarik iuran sendiri dan membersihkan sampah.
"Kami juga siap untuk mandiri jika pemkot tak mau menarik retribusi lagi," ujar Subardi.
Bahkan, Subardi juga meminta kepada para pedagang untuk tidak melakukan tindakan anarkis jika ada petugas yang memagari pasar. Para pedagang diminta mengambil foto mereka dan akan dilaporkan ke Komnas HAM.
(ysw)