Mendagri minta Aceng segera mundur
Sabtu, 15 Desember 2012 - 02:08 WIB
Mendagri minta Aceng segera mundur
A
A
A
Sindonews.com - Desakan agar Bupati Garut Aceng Fikri untuk segera mundur terus berdatangan. Bahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi juga meminta agar Aceng segera mundur dari jabatannya sebagai Bupati.
Gamawan menjelaskan bahwa, banyak pertimbangan yang memaksa Aceng harus segera mengakhiri masa jabatannya. Salah satunya ialah masalah nikah kilat Aceng dengan Fani Oktora beberapa waktu lalu.
"Ada pertimbangannya (Aceng mundur). Masyarakat di sana kan seperti kehilangan kepercayaan terhadap pemimpin daerah akibat tindakan yang dilakukan itu. Akan sangat indah kalau yang bersangkutan mundur," jelas Gamawan kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/12/2012).
Dia pun juga menjelaskan kalau Kemendagri telah berkooridnasi dengan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan agar segera membicarakan masa depan Aceng di Kabupaten Garut dengan DPRD setempat.
"Saya sudah koordinasikan dengan Gubernur untuk bicara dengan DPRD," tukasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan untuk memutuskan nasib Aceng sekali lagi menurut dia masih berada di tangan DPRD Garut.
"Tapi kalau tidak ada prosedur yang harus dilewati melalui keputusan dewan. Kalau masalah hukum terlewati, masalah politik belum tentu kan," pungkasnya.
Gamawan menjelaskan bahwa, banyak pertimbangan yang memaksa Aceng harus segera mengakhiri masa jabatannya. Salah satunya ialah masalah nikah kilat Aceng dengan Fani Oktora beberapa waktu lalu.
"Ada pertimbangannya (Aceng mundur). Masyarakat di sana kan seperti kehilangan kepercayaan terhadap pemimpin daerah akibat tindakan yang dilakukan itu. Akan sangat indah kalau yang bersangkutan mundur," jelas Gamawan kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/12/2012).
Dia pun juga menjelaskan kalau Kemendagri telah berkooridnasi dengan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan agar segera membicarakan masa depan Aceng di Kabupaten Garut dengan DPRD setempat.
"Saya sudah koordinasikan dengan Gubernur untuk bicara dengan DPRD," tukasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan untuk memutuskan nasib Aceng sekali lagi menurut dia masih berada di tangan DPRD Garut.
"Tapi kalau tidak ada prosedur yang harus dilewati melalui keputusan dewan. Kalau masalah hukum terlewati, masalah politik belum tentu kan," pungkasnya.
(ysw)