SBY tanya skandal Aceng ke Aher
Selasa, 04 Desember 2012 - 19:07 WIB
SBY tanya skandal Aceng ke Aher
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat menanyakan langsung kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, terkait pernikahan singkat yang dilakukan oleh Bupati Garut Aceng Fikri dengan Fani Oktora.
"Menyinggung tapi tidak dalam. Beliau (SBY) nanya Garut bagaimana? Saya bilang (Aceng) sudah klarifikasi, begini dan begini," ujar pria yang biasa disapa Aher, di Istana Negara Jakarta, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2012).
Kata Aher, SBY menanyakan hal itu tidak dalam konteks yang serius, namun dia memberi perhatian khusus dalam kasus tersebut.
"Ngobrolnya tidak dalam konteks serius. Pak presiden memberi perhatian khusus pada masalah ini. Itu tindakan tidak patut, tidak pantas," katanya.
Lebih lanjut Aher mengatakan, SBY tak memberikan intruksi khusus dalam kasus Aceng. Dia menyerahkan seluruhnya pada hukum yang berlaku. Namun, SBY menilai perbuatan Aceng yang menikahi remaja 18 tahun itu hanya dalam waktu empat hari dinilai tak pantas.
"Tidak ada. Beliau menghormati mekanisme yang berlaku. Menilai itu tidak patut," tegasnya.
"Menyinggung tapi tidak dalam. Beliau (SBY) nanya Garut bagaimana? Saya bilang (Aceng) sudah klarifikasi, begini dan begini," ujar pria yang biasa disapa Aher, di Istana Negara Jakarta, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2012).
Kata Aher, SBY menanyakan hal itu tidak dalam konteks yang serius, namun dia memberi perhatian khusus dalam kasus tersebut.
"Ngobrolnya tidak dalam konteks serius. Pak presiden memberi perhatian khusus pada masalah ini. Itu tindakan tidak patut, tidak pantas," katanya.
Lebih lanjut Aher mengatakan, SBY tak memberikan intruksi khusus dalam kasus Aceng. Dia menyerahkan seluruhnya pada hukum yang berlaku. Namun, SBY menilai perbuatan Aceng yang menikahi remaja 18 tahun itu hanya dalam waktu empat hari dinilai tak pantas.
"Tidak ada. Beliau menghormati mekanisme yang berlaku. Menilai itu tidak patut," tegasnya.
(mhd)