Tenggak miras oplosan, sopir angkot muntah darah
Kamis, 29 November 2012 - 18:04 WIB
Tenggak miras oplosan, sopir angkot muntah darah
A
A
A
Sindonews.com - Pemumpang angkutan umum kota di Tangerang harus mulai waspada. Selain harus memperhatikan kelayakan angkot, juga harus memperhatikan pengemudinya, mabuk atau tidak. Seperti yang terjadi pada Lukman, sopir angkot jurusan Bonang- Cikokol.
Pria ini, tiba-tiba saja keluar dari kendaraan yang sedang dikemudikannya dan tersungkur. Tak lama berselang, Lukman yang sudah terbaring di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, muntah mengeluarkan darah.
Dugaan petugas Satuan lalu Lintas Polres Metro Kota Tangerang, pria bertato yang tiba-tiba tidak sadarkan diri itu, sedang mengalami over dosis akibat minuman keras oplosan.
Sebelum memuntahkan darah dari dalam mulutnya, Lukman sempat kejang-kejang. Informasi dari sejumlah rekan sopir, sebelum menarik (mengemudikan angkot) penumpang, dia meminum minuman keras oplosan. Kejadian itu, membuat para penumpang kaget dan berhamburan keluar.
“Karena khawatir ada apa-apa, kami memanggil petugas polisi yang ada di pos, kebutulan tak jauh,” terang seorang penumpang bernama Kimung.
Petugas polisi kemudian menggotong Lukman dan membawanya ke RSUD Kabupaten Tangerang guna mendapat perawatan medis.
“Beruntung kita semua selamat dan tidak sampai terjadi apa-apa, sopir angkot sendiri sudah di rawat, sehingga tidak sampai meninggal,” katanya.
Pria ini, tiba-tiba saja keluar dari kendaraan yang sedang dikemudikannya dan tersungkur. Tak lama berselang, Lukman yang sudah terbaring di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, muntah mengeluarkan darah.
Dugaan petugas Satuan lalu Lintas Polres Metro Kota Tangerang, pria bertato yang tiba-tiba tidak sadarkan diri itu, sedang mengalami over dosis akibat minuman keras oplosan.
Sebelum memuntahkan darah dari dalam mulutnya, Lukman sempat kejang-kejang. Informasi dari sejumlah rekan sopir, sebelum menarik (mengemudikan angkot) penumpang, dia meminum minuman keras oplosan. Kejadian itu, membuat para penumpang kaget dan berhamburan keluar.
“Karena khawatir ada apa-apa, kami memanggil petugas polisi yang ada di pos, kebutulan tak jauh,” terang seorang penumpang bernama Kimung.
Petugas polisi kemudian menggotong Lukman dan membawanya ke RSUD Kabupaten Tangerang guna mendapat perawatan medis.
“Beruntung kita semua selamat dan tidak sampai terjadi apa-apa, sopir angkot sendiri sudah di rawat, sehingga tidak sampai meninggal,” katanya.
(san)