Berkas dukungan pasangan cagub NTT bodong
Rabu, 28 November 2012 - 14:53 WIB
Berkas dukungan pasangan cagub NTT bodong
A
A
A
Sindonews.com - Ribuan berkas berisi nama dukungan untuk pasangan Calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (Cagub/Cawagub NTT) dari jalur independen, Christian Rotok-Abraham Paul Liyanto (Cristal) di Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT diduga palsu.
Kenyataan itu terungkap saat tim verifikasi data dari Kecamatan Kota Kefamenanu mencocokan nama, alamat warga pendukung serta stempel Kelurahan di Bansone, salah satu Kelurahan dalam Kota Kefamenanu.
"Selain itu, tempat tanggal lahir, alamat domisili dan tanda tangan warga pada surat keterangan domisili juga dipalsukan," jelas Ketua PPK Kecamatan Kota Kefamenanu, Petrus Uskono, di kantornya, Rabu (28/11/2012).
Uskono mencontohkan, NIP Lurah Bansone, Gregorius Kono dipalsukan termasuk tanda tangan. Tidak hanya itu, cap stempel Kelurahan Bansone dan nomor surat keterangan domisili warga juga ikut dipalsukan.
"Diduga pemalsuan dilakukan tim sukses paket Cristal," kata Uskono.
Sementara itu, Lurah Bansone menegaskan ia akan berkonsultasi dengan beberapa pihak sebelum mengadukan kasus pemalsuan itu kepada polisi.
"Ini jelas-jelas perbuatan kriminal. Rakyat ditipu dan pemerintah dipermainkan," tukasnya.
Kenyataan itu terungkap saat tim verifikasi data dari Kecamatan Kota Kefamenanu mencocokan nama, alamat warga pendukung serta stempel Kelurahan di Bansone, salah satu Kelurahan dalam Kota Kefamenanu.
"Selain itu, tempat tanggal lahir, alamat domisili dan tanda tangan warga pada surat keterangan domisili juga dipalsukan," jelas Ketua PPK Kecamatan Kota Kefamenanu, Petrus Uskono, di kantornya, Rabu (28/11/2012).
Uskono mencontohkan, NIP Lurah Bansone, Gregorius Kono dipalsukan termasuk tanda tangan. Tidak hanya itu, cap stempel Kelurahan Bansone dan nomor surat keterangan domisili warga juga ikut dipalsukan.
"Diduga pemalsuan dilakukan tim sukses paket Cristal," kata Uskono.
Sementara itu, Lurah Bansone menegaskan ia akan berkonsultasi dengan beberapa pihak sebelum mengadukan kasus pemalsuan itu kepada polisi.
"Ini jelas-jelas perbuatan kriminal. Rakyat ditipu dan pemerintah dipermainkan," tukasnya.
(ysw)