Penumpang Depok-Bogor menurun drastis
Jum'at, 23 November 2012 - 17:16 WIB
Penumpang Depok-Bogor menurun drastis
A
A
A
Sindonews.com - Sejak terjadi longsor pada Rabu 21 November 2012, penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) dari Stasiun Depok menuju Bogor, jumlahnya menurun.
Normalnya jumlah penumpang Depok Baru-Bogor sekira 900-1.000 lembar tiket per hari bisa terjual, kini hanya sekira 130 lembar tiket terjual.
"Itu untuk tujuan Bojonggede dengan harga Rp8 ribu. Kalau dilihat dari penjualan tiket memang ada penurunan," kata Staf Bagian Pelayanan Stasiun Depok Baru, Asep Sodikun, di Stasiun Depok, Jumat (23/11/2012).
Dia menjelaskan, penurunan penjualan tiket, terlihat dari lengangnya kondisi peron Depok Baru. Karena, penumpang yang hendak ke Bogor harus menyambung dengan angkutan umum (angkot).
"Dampaknya cukup signifikan. Untuk penjualan tiket pun kami hanya menjual Depok Baru-Depok," tandasnya.
Seperti diketahui, Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignasius Jonan mengatakan, tidak ada penjualan tiket menuju Bogor sejak Kamis 22 November. "Karcisnya hanya akan dijual sampai Depok, tapi boleh terus Stasiun Bojong Gede," tandasnya.
Normalnya jumlah penumpang Depok Baru-Bogor sekira 900-1.000 lembar tiket per hari bisa terjual, kini hanya sekira 130 lembar tiket terjual.
"Itu untuk tujuan Bojonggede dengan harga Rp8 ribu. Kalau dilihat dari penjualan tiket memang ada penurunan," kata Staf Bagian Pelayanan Stasiun Depok Baru, Asep Sodikun, di Stasiun Depok, Jumat (23/11/2012).
Dia menjelaskan, penurunan penjualan tiket, terlihat dari lengangnya kondisi peron Depok Baru. Karena, penumpang yang hendak ke Bogor harus menyambung dengan angkutan umum (angkot).
"Dampaknya cukup signifikan. Untuk penjualan tiket pun kami hanya menjual Depok Baru-Depok," tandasnya.
Seperti diketahui, Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignasius Jonan mengatakan, tidak ada penjualan tiket menuju Bogor sejak Kamis 22 November. "Karcisnya hanya akan dijual sampai Depok, tapi boleh terus Stasiun Bojong Gede," tandasnya.
(maf)