KAI akui jalur Cilebut sebagai titik rawan
Kamis, 22 November 2012 - 15:06 WIB
KAI akui jalur Cilebut sebagai titik rawan
A
A
A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) mengklaim sudah mengetahui wilayah titik longsor yang terdapat di sepanjang jalur Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta-Bogor. Meski daerah tersebut bukan jalur longsor, jalur Cilebut juga merupakan titik rawan.
"Titik-titik longsor, PT KAI tahu, jalur ini sebenarnya tak termasuk (jalur longsor), air kan dari atas, curah hujan deras, air sungai meluap," kata Humas PT KAI Sugeng Priyono di lokasi kejadian, Rabu (22/11/2012).
Dia mengatakan, saat ini pihaknya berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk memperbaiki jalur Cilebut tersebut.
"Saat ini yang kita lakukan memberi jalan alat berat, berikan akses, itu dulu, kabel-kabel disingkirkan. Karena kami selalu antisipasi titik-titik rawan, cek kondisi terakhir bagus," tandasnya.
Sebelumnya, Rabu 21 November 2012 kemarin malam, rel kereta antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bojong Gede longsor dan menimpa 10 rumah yang ada di bawahnya.
"Titik-titik longsor, PT KAI tahu, jalur ini sebenarnya tak termasuk (jalur longsor), air kan dari atas, curah hujan deras, air sungai meluap," kata Humas PT KAI Sugeng Priyono di lokasi kejadian, Rabu (22/11/2012).
Dia mengatakan, saat ini pihaknya berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk memperbaiki jalur Cilebut tersebut.
"Saat ini yang kita lakukan memberi jalan alat berat, berikan akses, itu dulu, kabel-kabel disingkirkan. Karena kami selalu antisipasi titik-titik rawan, cek kondisi terakhir bagus," tandasnya.
Sebelumnya, Rabu 21 November 2012 kemarin malam, rel kereta antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bojong Gede longsor dan menimpa 10 rumah yang ada di bawahnya.
(mhd)