Bawa misi bisnis, Pilgub Jabar harus dihentikan!
Rabu, 21 November 2012 - 19:06 WIB
Bawa misi bisnis, Pilgub Jabar harus dihentikan!
A
A
A
Sindonews.com - Pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) yang sedang berjalan sekarang ini diusulkan untuk segera dihentikan. Karena telah melanggar prinsip-prinsip demokrasi.
"Pilgub Jabar sudah tidak lagi menjadi konstelasi politik, tapi telah menjadi ajang persaingan bisnis (farmasi) yang menggunakan instrumen demokrasi," ujar Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi dalam rilisnya, Rabu (21/11/2012).
Mantan Juru bicara Gus Dur ini, para kandidat terbukti secara sah dan meyakinkan bukan merupakan perwakilan partai, melainkan mewakili sejumlah perusahaan untuk menancapkan kuku bisnisnya di Jawa Barat.
Menurut Adhie, Rieke Dyah Pitaloka merupakan wakil dari PT Sido Muncul (Kuku Bima), Dede Yusuf dari PT Tempo Scan Pacific (Bodrex), dan Deddy Mizwar mewakili PT Kalbe Farma (Promag).
"Maka Pilgub Jabar harus dihentikan. Ini bukan urusan KPU, tapi urusan Komisi Persaingan Usaha," tegasnya.
"Pilgub Jabar sudah tidak lagi menjadi konstelasi politik, tapi telah menjadi ajang persaingan bisnis (farmasi) yang menggunakan instrumen demokrasi," ujar Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi dalam rilisnya, Rabu (21/11/2012).
Mantan Juru bicara Gus Dur ini, para kandidat terbukti secara sah dan meyakinkan bukan merupakan perwakilan partai, melainkan mewakili sejumlah perusahaan untuk menancapkan kuku bisnisnya di Jawa Barat.
Menurut Adhie, Rieke Dyah Pitaloka merupakan wakil dari PT Sido Muncul (Kuku Bima), Dede Yusuf dari PT Tempo Scan Pacific (Bodrex), dan Deddy Mizwar mewakili PT Kalbe Farma (Promag).
"Maka Pilgub Jabar harus dihentikan. Ini bukan urusan KPU, tapi urusan Komisi Persaingan Usaha," tegasnya.
(rsa)