Musim hujan, jalur Lolai-Kepe rawan longsor

Rabu, 21 November 2012 - 17:09 WIB
Musim hujan, jalur Lolai-Kepe...
Musim hujan, jalur Lolai-Kepe rawan longsor
A A A
Sindonews.com - Jalur Lolai-Kepe yang menghubungkan kecamatan Sopai dengan kecamatan Kapala Pitu di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi rawan longsor pada musim hujan.

Karena sepanjang jalur tersebut terdapat bukit-bukit dengan kondisi tanahnya labil. Tanda-tanda badan jalan poros Lolai-Kepe mulai mengalami tanah longsor mulai nampak.

Informasi yang diperoleh, hujan deras yang turun di wilayah Toraja Utara dalam sepekan terakhir menyebabkan beberapa titik ruas jalan poros Lolai-Kepe di dusun Tanete kelurahan Nonongan kecamatan Sopai sempat tertimbun material tanah yang berasal dari perbukitan.

“Satu minggu terakhir, ada dua titik lokasi longsor yang menimbun badan jalan poros Lolai-Kepe di dusun Tanete akibat hujan deras yang sepanjang hari,” ujar Yuliana (38) warga dusun Tanete,Rabu(21/11/2012).

Ia mengatakan, dua titik longsor di dusun Tanete sempat mengganggu arus kendaraan yang akan melintas di poros Lolai-Kepe karena ruas jalan tertimbun material longsor. Tanah tebing yang ada di salah satu sisi jalan tergerus karena tidak mampu menahan volume air hujan yang cukup tinggi.

Material longsor lainnya seperti batang pohon dan bebatuan ikut meluncur ke badan jalan saat tanah tebing terbawa air hujan. Warga dusun dengan peralatan seadanya berupaya membersihkan material tanah yang sempat menimbun badan jalan.

“Masih ada sisa-sisa material tanah di badan jalan tapi arus lalulintas sudah normal kembali. Ruas jalan yang sebelumnya tertutup longsor sudah bisa dilalui kendaraan,” kata Yuliana.

Warga dusun Tanete lainnya, Marthen (46) mengatakan poros Lolai-Kepe merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Sopai dengan beberapa kecamatan seperti Kapala Pitu, Rinding Allo, Baruppu dan Buntu Pepasan.

Beberapa titik poros Lolai-Kepe sangat rawan longsor jika musim hujan. Salah satunya berada di dusun Tanete kelurahan Nonongan. Jika intensitas hujan cukup tinggi, badan jalan berpotensi akan tertimbun material longsor dari tebing yang kondisi tanahnya labil.

“Dibeberapa titik ruas jalan yang sebelumnya longsor, warga sudah memasang tanda-tanda bahaya sebagai isyarat agar pengguna jalan harus berhati-hati,” jelasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Berita Terkini
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
16 menit yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
36 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
2 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
4 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved