Sidang korupsi, PNS Kota Ternate mengamuk

Selasa, 20 November 2012 - 23:15 WIB
Sidang korupsi, PNS...
Sidang korupsi, PNS Kota Ternate mengamuk
A A A
Sindonews.com - Sidang lanjutan dugaan kasus korupsi dengan terdakwa Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Ternate Isnain Ibrahin dan Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Kota (Pemkot) Ternate Ade Mustafa di Pengadilan Tipikor Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) berlangsung ricuh.

Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Ternate mengamuk di ruangan sidang. Mereka meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan hakim Pengadilan Tipikor segera membebaskan kedua terdakwa.

Sidang ini merupakan lanjutan dari sidang dugaan kasus korupsi pembebasan lahan waterboom seluas 2,4 hektare di Kelurahan Kayumerah, Kota Ternate Selatan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011 di Pemkot Ternate senilai Rp4,8 miliar.

Ratusan massa dari PNS pemkot ternate dan kerabat terdakwa marah dan mengamuk di ruangan sidang. Mereka mengejar JPU dan hakim Pengadilan Tipikor di ruangan sidang. Mereka meminta JPU dan hakim agar tidak menahan kedua terdakwa.

Ratusan PNS dan kerabat terdakwa ini mengamuk lantaran hakim Pengadilan Tipikor yang dipimpin langsung oleh ketua Pengadilan Tipikor Kota Ternate Relly D Boheku dan dua hakim anggota masing-masing M Mahmi dan Mardefni menetapkan kedua terdakwa Isnain Ibrahim dan Ade Mustafa harus ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas II B Kota Ternate.

Penetapan tersebut membuat PNS dan kerabat terdakwa yang mengikuti jalannya persidangan marah. Beruntung amukan massa tersebut berhasil diredam ratusan aparat kepolisiaan dari Brimob Polda Malut dilengkapi senjata laras panjang yang mengamankan jalannya persidangan.

Persidangan kasus dugaan korupsi ini mendapat perhatian serius para PNS Pemkot Ternate. Pasalnya Wakil Walikota Ternate, Arifin Djafar juga dihadirkan sebagai saksi dengan dua terdakwa. Selain itu, mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi manusia (HAM) yang juga pakar Hukum Tata Negara Yusril Isra Mahendra juga hadir sebagai saksi ahli yang didatangkan oleh Pemkot Ternate.

Sementara itu, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kota Ternate, Relly D Boheku mengatakan penahanan kedua terdakwa tetap dilaksanakan.

"Tetapi situasi dan kondisi serta keamanan dalam persidangan tidak menjamin, sehingga dua terdakwa ditangguhkan penahananya," ungkap Relly menjelaskan, Selasa (20/11/2012).
(azh)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
6 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved