Terseret arus sungai, 1 wisawatan tewas
Senin, 19 November 2012 - 11:05 WIB
Terseret arus sungai, 1 wisawatan tewas
A
A
A
Sindonews.com - Kawasan wisata Pemandian Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat meminta korban. Empat wisatawan lokal yang sedang berlibur terseret arus sungai, satu diantaranya tewas.
Awalnya sembilan orang pengunjung asal Dhamasraya ini berenang di sungai yang arusnya cukup deras karena turun hujan. Empat orang diantaranya langsung terseret arus hingga puluhan meter.
Rekan korban yang melihat kawannya terbawa arus berupaya menyelamatkan korban. Namun empat rekannya itu sudah terseret dari lokasi wisata.
Berselang satu jam kemudian, Tim SAR berhasil menemukan keempat korban yang hanyut tidak jauh dari lokasi. Tiga orang diantaranya selamat, namun satu orang lagi tewas karena tenggelam.
Korban tengelam bernama Efendi, warga Dhamasraya langsung dilarikan kerumah sakit untuk segera dibawa kerumah duka.
"Korban tewas diduga akibat terpeleset di sungai dan terhempas ke batu sehingga hanyut dan tenggelam," terang anggota Tim SAR, Osri Wandi di Koto Tengah, Senin (19/11/2012).
Ia menambahkan, kemungkinan korban tidak bisa berenang, sehingga tidak mampu melawan arus sungai yang memang cukup kuat.
"Korban sudah dibawa ke rumah sakit selanjutnya akan dibawa ke rumah duka," pungkasnya.
Awalnya sembilan orang pengunjung asal Dhamasraya ini berenang di sungai yang arusnya cukup deras karena turun hujan. Empat orang diantaranya langsung terseret arus hingga puluhan meter.
Rekan korban yang melihat kawannya terbawa arus berupaya menyelamatkan korban. Namun empat rekannya itu sudah terseret dari lokasi wisata.
Berselang satu jam kemudian, Tim SAR berhasil menemukan keempat korban yang hanyut tidak jauh dari lokasi. Tiga orang diantaranya selamat, namun satu orang lagi tewas karena tenggelam.
Korban tengelam bernama Efendi, warga Dhamasraya langsung dilarikan kerumah sakit untuk segera dibawa kerumah duka.
"Korban tewas diduga akibat terpeleset di sungai dan terhempas ke batu sehingga hanyut dan tenggelam," terang anggota Tim SAR, Osri Wandi di Koto Tengah, Senin (19/11/2012).
Ia menambahkan, kemungkinan korban tidak bisa berenang, sehingga tidak mampu melawan arus sungai yang memang cukup kuat.
"Korban sudah dibawa ke rumah sakit selanjutnya akan dibawa ke rumah duka," pungkasnya.
(ysw)