Jeriken pengepul BBM disita
Rabu, 14 November 2012 - 12:09 WIB
Jeriken pengepul BBM disita
A
A
A
Sindonews.com - Berawal kericuhan saat pengisian BBM dalam jeriken di SPBU Kefamenanu, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), polisi kerahkan ratusan personel untuk menyita ratusan jeriken milik warga di SPBU.
Kericuhan yang sempat terjadi di SPBU Kefamenanu langsung terhenti begitu ratusan personel polisi tiba. Sejumlah pemilik jeriken plastik langsung ngacir.
Akhirnya polisi hanya berhasil mengamankan ratusan jerigen kosong di halaman SPBU 01 Jalan Sonbay, Kefamenanu.
Kepolisian berjanji akan terus melakukan razia terhadap sejumlah pengepul BBM. Hal ini juga untuk mengantisipasi kericuhan yang kerap terjadi setiap pengisian BBM.
Kabag Operasi Polres TTU AKP Siprianus Abatan mengatakan, pihaknya tidak mengamankan pemilik jeriken karena mereka langsung kabur begitu polisi tiba.
“Saat polisi datang mereka sudah kabur semua, kita hanya amankan ratusan jeriken dari dalam selokan, maupun depan SPBU,” jelasnya di SPBU 01 Jalan Sonbay Kefamenanu, NTT, Rabu (14/11/2012).
Selain pegisian BBM menggunakan tanki modifikasi, ratusan jeriken milik warga ini sebelumnya menjadi pemicu macetnya pengisian BBM di SPBU 01 Jalan Sonbay, Kefamenanu.
Polisi juga membersihkan lapak-lapak di atas trotoar jalan yang sering digunakan warga untuk berjualan BBM jenis premium. Setiap liter BBM yang dijual pengecer ini bisa mencapai Rp10 ribu per liter.
Kericuhan yang sempat terjadi di SPBU Kefamenanu langsung terhenti begitu ratusan personel polisi tiba. Sejumlah pemilik jeriken plastik langsung ngacir.
Akhirnya polisi hanya berhasil mengamankan ratusan jerigen kosong di halaman SPBU 01 Jalan Sonbay, Kefamenanu.
Kepolisian berjanji akan terus melakukan razia terhadap sejumlah pengepul BBM. Hal ini juga untuk mengantisipasi kericuhan yang kerap terjadi setiap pengisian BBM.
Kabag Operasi Polres TTU AKP Siprianus Abatan mengatakan, pihaknya tidak mengamankan pemilik jeriken karena mereka langsung kabur begitu polisi tiba.
“Saat polisi datang mereka sudah kabur semua, kita hanya amankan ratusan jeriken dari dalam selokan, maupun depan SPBU,” jelasnya di SPBU 01 Jalan Sonbay Kefamenanu, NTT, Rabu (14/11/2012).
Selain pegisian BBM menggunakan tanki modifikasi, ratusan jeriken milik warga ini sebelumnya menjadi pemicu macetnya pengisian BBM di SPBU 01 Jalan Sonbay, Kefamenanu.
Polisi juga membersihkan lapak-lapak di atas trotoar jalan yang sering digunakan warga untuk berjualan BBM jenis premium. Setiap liter BBM yang dijual pengecer ini bisa mencapai Rp10 ribu per liter.
(ysw)