Korban keracunan di Garut terus bertambah

Senin, 12 November 2012 - 22:34 WIB
Korban keracunan di...
Korban keracunan di Garut terus bertambah
A A A
Sindonews.com – Puluhan warga korban keracunan massal pasca menyantap hidangan pesta pernikahan Sabtu 10 November malam, dirawat di Aula Kecamatan Tarogong Kaler. Perawatan terhadap puluhan warga ini terpaksa dilakukan di aula karena keterbatasan tempat di Puskesmas Tarogong.

Perawat Kepala Puskesmas Tarogong Saprudin mengatakan warga Kampung Pasir Malang, Desa Tanjung Kamuning Kaler, Kecamatan Tarogong Kaler, yang mengalami gejala keracunan masih terus berdatangan hingga pukul 10.00 WIB siang, Senin (12/11/2012). Hingga kini jumlah warga korban keracunan bertambah menjadi 87 orang.

“Tempat di puskesmas kami terbatas. Di tambah, pada hari ini kami sudah mulai memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang lain. Oleh karena itulah, untuk penanganan puluhan warga yang mengalami gejala ini kami pindahkan ke aula kecamatan,” kata Saprudin saat ditemui.

Dari ke-87 warga korban, sebut dia, dua orang dilarikan ke RSUD dr Slamet Garut karena mengalami gejala parah, yaitu kejang-kejang. Sedangkan 28 orang lainnya, menjalani rawat jalan dan telah diperbolehkan pulang.

“Jadi, yang menjalani rawat inap di puskesmas dan aula total sebanyak 57 orang,” sebutnya.

Sampel makanan yang dikonsumsi warga korban sendiri saat ini tengah diperiksa kandungannya di Laboratorium Bandung. Saprudin menyatakan, peristiwa ini termasuk ke dalam Kejadian Luar Biasa (KLB).

Dokter Umum Puskesmas Tarogong dr Martinus Toro menjelaskan, gejala yang dialami puluhan warga ini mengarah ke gejala keracunan. Dari pemeriksaan yang ia lakukan, seluruh korban mengalami gejala serupa seperti mual, muntah, pusing, demam, dan rasa panas di dada.

“Semuanya dehidrasi. Penanganan yang diberikan berupa cairan infus, obat telan dan yang dimasukan ke dalam infus, dan cairan oralit. Untuk warga yang mengalami kejang, kami sudah rujuk ke RSUD agar ditangani lebih intensif,” tandasnya.

Menurut Martinus, bila gejala yang dialami puluhan warga ini tidak segera ditangani, organ ginjal mereka akan terkena dampaknya. Maka dari itu, penanganan berupa pemberian cairan merupakan hal pertama yang mesti dilakukan.

“Untuk kesembuhan, tergantung dari kondisi pasien masing-masing. Berdasarkan pengalaman, para pasien yang mengalami gejala ini dapat ditolong dan disembuhkan setelah menjalani perawatan selama dua hingga tiga hari,” tandasnya.

Sebelumnya, puluhan warga Kampung Pasir Malang, yang mengalami keracunan massal berdatangan secara serempak ke Puskesmas Tarogong pada Minggu 11 November sore lalu. Jumlah warga yang menjadi korban keracunan pasca mengonsumsi hidangan hajatan ini terus mengalami peningkatan.

Rata-rata, warga mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, demam, dan rasa panas di dada setelah memakan hidangan kentang goreng dan cabai hijau.
(azh)
Berita Terkait
SPPG Wajib Kantongi...
SPPG Wajib Kantongi Sertifikat Higienis Usai Kasus Keracunan MBG
Santap Nasi Kotak Saat...
Santap Nasi Kotak Saat Acara Tausiah, 90 Orang Masuk Rumah Sakit dan 1 Tewas
83 Warga Keracunan Usai...
83 Warga Keracunan Usai Hadiri Hajatan di Sukabumi
1 Tewas dan Belasan...
1 Tewas dan Belasan Lainnya Dirawat di Puskesmas Akibat Keracunan Makanan di Ciamis
Puluhan Warga Gunungkidul...
Puluhan Warga Gunungkidul Keracunan Makanan, 1 Meninggal Dunia
43 Santri di Gunung...
43 Santri di Gunung Putri Diduga Keracunan Nasi Kotak
Berita Terkini
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer Mengarah ke Hulu Kali Boyong
17 menit yang lalu
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Tiba di Prambanan Disambut Tari Klasik Rama Shinta
50 menit yang lalu
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
2 jam yang lalu
Bocah Perempuan di Bekasi...
Bocah Perempuan di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar, Polisi Sita Proyektil
2 jam yang lalu
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
4 jam yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved