Berantas kemiskinan, Depok gelontorkan Rp150 M
Senin, 12 November 2012 - 18:10 WIB
Berantas kemiskinan, Depok gelontorkan Rp150 M
A
A
A
Sindonews.com - Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menganggarkan Rp150 miliar, untuk mengentaskan kemiskinan. Anggaran tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2013.
Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Depok Budi Chaerudin mengatakan, untuk menjalankan program ini, Pemkot membentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD).
"Tim ini berada di bawah Bappeda Depok, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Programnya bisa berupa bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan usaha ekonomi sosial mikro," kata Budi Chaerudin, di Depok, Jawa Barat, Senin (12/11/2012).
Budi mengungkapkan, TKPKD dibentuk melalui surat keputusan Wali Kota Depok No.821.29/267/Kpts/Bappeda/Huk/2011. Lembaga ini diketuai oleh Wakil Wali Kota Depok, Idris Abdul Somad.
"Ini juga dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi," singkatnya.
Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad menambahkan, anggaran untuk program penanggulan kemiskinan, secara keseluruhan sebesar 12,01 persen dari APBD Depok atau sebeasr Rp1,3 triliun.
Abdul Shomad menjelaskan, warga Depok yang masuk dalam kategori miskin mencapai 30.000 orang.
"Ada tiga kategori, paling miskin, miskin dan rentan miskin. Pemicunya karena pengangguran disebabkan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat," tandasnya.
Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Depok Budi Chaerudin mengatakan, untuk menjalankan program ini, Pemkot membentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD).
"Tim ini berada di bawah Bappeda Depok, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Programnya bisa berupa bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan usaha ekonomi sosial mikro," kata Budi Chaerudin, di Depok, Jawa Barat, Senin (12/11/2012).
Budi mengungkapkan, TKPKD dibentuk melalui surat keputusan Wali Kota Depok No.821.29/267/Kpts/Bappeda/Huk/2011. Lembaga ini diketuai oleh Wakil Wali Kota Depok, Idris Abdul Somad.
"Ini juga dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi," singkatnya.
Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad menambahkan, anggaran untuk program penanggulan kemiskinan, secara keseluruhan sebesar 12,01 persen dari APBD Depok atau sebeasr Rp1,3 triliun.
Abdul Shomad menjelaskan, warga Depok yang masuk dalam kategori miskin mencapai 30.000 orang.
"Ada tiga kategori, paling miskin, miskin dan rentan miskin. Pemicunya karena pengangguran disebabkan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat," tandasnya.
(maf)