Teten laporkan harta kekayaan ke KPK
Senin, 12 November 2012 - 15:16 WIB
Teten laporkan harta kekayaan ke KPK
A
A
A
Sindonews.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Teten Masduki hari ini menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Teten mengakui, kedatangannya hari ini adalah untuk melaporkan harta kekayaannya, menjelang pencalonan dirinya sebagai cawagub.
“Hari ini saya datang ke KPK untuk melaporkan harta kekayaan sebagai persyaratan untuk pendaftaran di pencalonan saya sebagai cawagub Jabar,“ kata Teten di Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/11/2012).
Berdasarkan pengamatan di lapangan, Teten datang sendiri ke KPK. Saat ditanya kemana pasangannya Rieke Diah Pitaloka berada? Dia beralasan, Rieke sedang sibuk. “Ini sendiri, karena sekarang kita sedang bagi tugas, jadi baru saya sendiri. Mungkin Rieke dalam satu dua hari ini,“ jelasnya.
Teten mengakui, belum mengetahui jumlah kekayaan yang telah dilaporkannya ke KPK. Pasalnya, sampai saat ini semuanya masih dalam proses penghitungan. Namun dia mengakui, dalam beberapa waktu belakangan, hartanya mengalami peningkatan.
“Iya ada sedikit, tapi nilainya tidak terlau besar. Pemeriksaan harta saya tadi hanya sejam. Jadi nilainya tidak terlalu banyak,“ tukasnya.
Lebih lanjut, Teten membantah, ketika awak media menanyakan apakah harta kekayaannya sebelum menjadi cawagub mencapai miliaran rupiah.
“Nggak sampe, nilainya nanti diumumin, karena ada perhitungan yang harus dilengkapi datanya. Misalnya harga NJOP tanah, kekayaan saya selain rumah, kendaraan, ada juga tanah. Nilainya belum tahu, paling sekitar Rp500 juta,“ pungkasnya.
“Hari ini saya datang ke KPK untuk melaporkan harta kekayaan sebagai persyaratan untuk pendaftaran di pencalonan saya sebagai cawagub Jabar,“ kata Teten di Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/11/2012).
Berdasarkan pengamatan di lapangan, Teten datang sendiri ke KPK. Saat ditanya kemana pasangannya Rieke Diah Pitaloka berada? Dia beralasan, Rieke sedang sibuk. “Ini sendiri, karena sekarang kita sedang bagi tugas, jadi baru saya sendiri. Mungkin Rieke dalam satu dua hari ini,“ jelasnya.
Teten mengakui, belum mengetahui jumlah kekayaan yang telah dilaporkannya ke KPK. Pasalnya, sampai saat ini semuanya masih dalam proses penghitungan. Namun dia mengakui, dalam beberapa waktu belakangan, hartanya mengalami peningkatan.
“Iya ada sedikit, tapi nilainya tidak terlau besar. Pemeriksaan harta saya tadi hanya sejam. Jadi nilainya tidak terlalu banyak,“ tukasnya.
Lebih lanjut, Teten membantah, ketika awak media menanyakan apakah harta kekayaannya sebelum menjadi cawagub mencapai miliaran rupiah.
“Nggak sampe, nilainya nanti diumumin, karena ada perhitungan yang harus dilengkapi datanya. Misalnya harga NJOP tanah, kekayaan saya selain rumah, kendaraan, ada juga tanah. Nilainya belum tahu, paling sekitar Rp500 juta,“ pungkasnya.
(san)