Santap hidangan pesta, puluhan warga keracunan

Senin, 12 November 2012 - 00:00 WIB
Santap hidangan pesta,...
Santap hidangan pesta, puluhan warga keracunan
A A A
Sindonews.com – Puluhan warga Kampung Pasir Malang, Desa Tanjung Kamuning Kaler, Kecamatan Tarogong Kaler, mengalami keracunan massal. Diduga, keracunan disebabkan oleh konsumsi hidangan pesta pernikahan yang dibagikan tetangga mereka.

Seorang warga Kampung Pasir Malang RT04/02 Irma Novita Sari (28) menuturkan, dirinya mengalami sejumlah gejala seperti mual, sakit perut, nyeri panas di dada, demam, dan lemas. Menurut Irma, sejumlah gejala ini dialami setelah dirinya mengkonsumsi hidangan berupa cabai hijau dan kentang goreng yang dibagikan pada Sabtu 10 November 2012 malam.

“Mulanya, saya mengira sakit biasa. Bukan oleh sebab keracunan. Namun, gejala yang saya alami sama seperti tetangga yang lain. Karena semakin lemah, suami langsung mengantar saya berobat ke Puskesmas Tarogong,” kata Irma saat ditemui, Minggu (11/11/2012).

Irma mengaku beruntung karena suami dan tiga anaknya di rumah tidak mengalami kondisi seperti dirinya. Sebab, pada malam itu, hanya dia sendiri yang mengkonsumsi hidangan pesta pernikahan tersebut.

Seorang warga Kampung Pasir Malang lainnya, Tatang Amirudin (42), menuturkan hal yang sama. Menurut Tatang, dia mengalami sejumlah gejala keracunan setelah memakan hidangan tersebut pada pagi hari.

“Makanannya masih ada di pagi hari tadi. Saya konsumsi sebagai sarapan. Beberapa jam setelahnya, saya sakit perut dan bolak-balik ke WC. Hingga pada akhirnya, saya merasa demam dan lemas,” ujarnya.

Tidak hanya Tatang, sang istri Siti Nurohmah (38) dan kedua anaknya pun mengalami hal yang sama. Mereka dilarikan ke Puskesmas Tarogong oleh sejumlah tetangga yang juga tengah mengantarkan anggota keluarganya karena hal serupa.

Berdasarkan pantauan di Puskesmas Tarogong, puluhan warga yang mengalami keracunan ini terus menerus berdatangan hingga pukul 20.24 WIB. Tidak mencukupinya ruang rawat inap dan Instalasi Gawat Darurat (IGD), membuat warga penderita mesti dirawat seadanya di ruang tunggu loket pendaftaran.

Perawat Kepala Puskesmas Tarogong Saprudin mengatakan, pihaknya pertama kali menerima pasien dengan gejala yang sama ini pada pukul 17.00 WIB. Sejak saat itu, puluhan pasien dengan gejala yang sama terus berdatangan.

“Rata-rata gejalanya sama, seperti sakit perut, pusing, demam, dan mual. Semua kondisi pasien melemah saat tiba di puskesmas. Pertolongan pertama yang dilakukan adalah dengan pemberian cairan infus karena sebagian besar dari mereka sudah mulai dehidrasi,” terangnya.

Dari data sementara jumlah warga yang mengalami gejala serupa ini sebanyak 51 orang. Jumlah tersebut terdiri dari warga yang mengalami dehidrasi dan pusing-pusing.

“Ada kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah lagi. Untuk menjaga kemungkinan membeludaknya jumlah pasien yang datang, kami siagakan seluruh tenaga kesehatan di sini,” tandasnya.
(rsa)
Berita Terkait
SPPG Wajib Kantongi...
SPPG Wajib Kantongi Sertifikat Higienis Usai Kasus Keracunan MBG
Santap Nasi Kotak Saat...
Santap Nasi Kotak Saat Acara Tausiah, 90 Orang Masuk Rumah Sakit dan 1 Tewas
83 Warga Keracunan Usai...
83 Warga Keracunan Usai Hadiri Hajatan di Sukabumi
1 Tewas dan Belasan...
1 Tewas dan Belasan Lainnya Dirawat di Puskesmas Akibat Keracunan Makanan di Ciamis
Puluhan Warga Gunungkidul...
Puluhan Warga Gunungkidul Keracunan Makanan, 1 Meninggal Dunia
43 Santri di Gunung...
43 Santri di Gunung Putri Diduga Keracunan Nasi Kotak
Berita Terkini
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer Mengarah ke Hulu Kali Boyong
18 menit yang lalu
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Tiba di Prambanan Disambut Tari Klasik Rama Shinta
51 menit yang lalu
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
2 jam yang lalu
Bocah Perempuan di Bekasi...
Bocah Perempuan di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar, Polisi Sita Proyektil
2 jam yang lalu
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
4 jam yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved