PKS pilih Dedy Mizwar karena bersih
Minggu, 11 November 2012 - 17:47 WIB
PKS pilih Dedy Mizwar karena bersih
A
A
A
Sindonews.com - Setelah menyimpan pendamping Calon Gubernur Jawa Barat (Cagub Jabar) incumbent Ahmad Heryawan (Aher), akhirnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menentukan Dedy Mizwar sebagai pendamping Aher.
PKS mengaku memiliki alasan tersendiri mengapa akhirnya menggandeng aktor kawakan Dedy Mizwar.
"Kami tahu Dedy selama ini, dia adalah tokoh yang bersih, tidak terlibat korupsi, dan tidak memiliki skandal moral," kata mantan Presiden PKS, Hidayat Nur Wahid di Depok, Minggu (11/11/2012).
Ditegaskan dia, partainya tidak ingin membeli kucing dalam karung. PKS, kata Hidayat telah lama mengenal sosok Dedy yang dikenal dekat dengan rakyat serta memiliki kepedulian terhadap masalah sosial.
Dengan demikian, Dedy diharap mampu meningkatkan kinerja PKS yang lebih baik lagi bagi Jawa Barat.
"Aher dan Dedy seakan bertemu untuk saling melengkapi. Aher memiliki citra positif selama menjabat Gubernur Jabar dan Dedy juga terkenal sebagai tokoh sosial budaya," tukasnya.
Ditambahkan, untuk menghindari adanya berbagai perbedaan antara cagub dan cawagub ketika memimpin maka sangatlah tepat PKS mengusung pasangan Aher-Dedy.
"Jika tidak sesuai tentu menghasilkan kinerja yang tidak maksimal," katanya.
Ini, sambung dia, dipilih berdasarkan keinginan untuk menghadirkan kesinambungan kinerja dalam mengemban amanah Jawa Barat. "Kami berharap memang akan saling melengkapi," ujar Hidayat.
PKS mengaku memiliki alasan tersendiri mengapa akhirnya menggandeng aktor kawakan Dedy Mizwar.
"Kami tahu Dedy selama ini, dia adalah tokoh yang bersih, tidak terlibat korupsi, dan tidak memiliki skandal moral," kata mantan Presiden PKS, Hidayat Nur Wahid di Depok, Minggu (11/11/2012).
Ditegaskan dia, partainya tidak ingin membeli kucing dalam karung. PKS, kata Hidayat telah lama mengenal sosok Dedy yang dikenal dekat dengan rakyat serta memiliki kepedulian terhadap masalah sosial.
Dengan demikian, Dedy diharap mampu meningkatkan kinerja PKS yang lebih baik lagi bagi Jawa Barat.
"Aher dan Dedy seakan bertemu untuk saling melengkapi. Aher memiliki citra positif selama menjabat Gubernur Jabar dan Dedy juga terkenal sebagai tokoh sosial budaya," tukasnya.
Ditambahkan, untuk menghindari adanya berbagai perbedaan antara cagub dan cawagub ketika memimpin maka sangatlah tepat PKS mengusung pasangan Aher-Dedy.
"Jika tidak sesuai tentu menghasilkan kinerja yang tidak maksimal," katanya.
Ini, sambung dia, dipilih berdasarkan keinginan untuk menghadirkan kesinambungan kinerja dalam mengemban amanah Jawa Barat. "Kami berharap memang akan saling melengkapi," ujar Hidayat.
(ysw)