Tahanan kabur, polisi terjunkan 50 personel khusus
Kamis, 08 November 2012 - 20:05 WIB
Tahanan kabur, polisi terjunkan 50 personel khusus
A
A
A
Sindonews.com - Polda Maluku hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap, Basri Manuputty, tahanan teroris yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Ambon, polisi juga memperketat pengamanan di sejumlah kawasan yang di duga menjadi tujuan pelarian Basri.
Polda Maluku mengaku telah mengerahkan sebanyak 50 personel khusus dari Detasemen Khusus (Densus) 88, Polda Maluku serta Polres Pulau Ambon untuk melakukan pengejaran terhadap Basri Manuputty.
Direskrim Polda Maluku, Kombes Santoso Ginting, tim melakukan pengejaran di sejumlah daerah di Maluku, di antaranya di Pulau Seram dan Pulau Buru. Daerah-daerah itu diduga menjadi tempat persembunyian Basri.
"Kami yakin Basri masih berada di Pulau Ambon. Basri adalah terdakwa yang terlibat dan merupakan otak dari tujuh kasus peledakan bom di Kota Ambon pascakerusuhan 11 September 2011 lalu," ungkap Santoso menjelaskan kepada wartawan, Kamis (8/11/2012).
Selain Basri, polisi juga masih mengejar Bahakali alias Hamka Salampessy, tahanan kasus pembunuhan yang melarikan diri bersama Basri. Basri dan Hamka meloloskan diri dari Rutan Ambon dengan cara merusak jendela kamar mandi.
Polda Maluku mengaku telah mengerahkan sebanyak 50 personel khusus dari Detasemen Khusus (Densus) 88, Polda Maluku serta Polres Pulau Ambon untuk melakukan pengejaran terhadap Basri Manuputty.
Direskrim Polda Maluku, Kombes Santoso Ginting, tim melakukan pengejaran di sejumlah daerah di Maluku, di antaranya di Pulau Seram dan Pulau Buru. Daerah-daerah itu diduga menjadi tempat persembunyian Basri.
"Kami yakin Basri masih berada di Pulau Ambon. Basri adalah terdakwa yang terlibat dan merupakan otak dari tujuh kasus peledakan bom di Kota Ambon pascakerusuhan 11 September 2011 lalu," ungkap Santoso menjelaskan kepada wartawan, Kamis (8/11/2012).
Selain Basri, polisi juga masih mengejar Bahakali alias Hamka Salampessy, tahanan kasus pembunuhan yang melarikan diri bersama Basri. Basri dan Hamka meloloskan diri dari Rutan Ambon dengan cara merusak jendela kamar mandi.
(azh)